Senin, 22 April 2013

Mewujudkan Mimpi Anak Yatim/ Duafa jadi Penulis Terkenal



Sahabat Distro muslim jogja ada info menarik nih buat kamu yang pingin beramal sedekah cerdas dan produktif. Mau membantu mewujudkan mimpi anak yatim / duafa jadi penulis terkenal ? 
inilah saatnya  , distro muslim jogja terkesan dengan salah satu komunitas yang dibentuk teman kami sendiri dari Yogyakarta yang sekarang sudah membina diberbagai panti asuhan di jogja , sleman , dan magelang .
Bukan cuma memberikan bantuan sandang pangan saja ke teman2 dui panti asuhan melalui kakak kakak panti juga mendampingi adek2 panti untuk bisa mewujudkan mimpi -mimpinya. 
Ada program bimbel belajar bersama, softskil, leadhership training, kakak panti, entrepreneur, wisata bisnis,  pelatihan menulis, publik speaking ,  senyum talenta mengasah bakat seni adek2 di panti dan masih banyak lagi program - program serunya, bisa cek saja di www.senyumkita.com

Ayo ingat kembali .... 
Pernah tau kan ada kisah seorang pemuda yang meminta-minta kepada Rasulullah, lalu Rasul menyuruhnya menjual pakaian hangat yang dimilikinya untuk dibelikan kapak?
Kata Rasulullah, “Saudara, terimalah uang ini. Lalu yang satu dirham kamu belikan makanan dan segera kamu berikan kepada keluargamu di rumah, sedangkan yang satu dirham lagi belikan sebuah kampak, dan bawalah ke sini segera.”
Lelaki itu segera menuruti perintah Rasulullah Saw dan menyerahkan sebuah kampak yang belum ada tangkainya kepada beliau. Kampak itu beliau terima lalu dibuatkan tangkai (gagang). Setelah tangkai terpasang, kampak itu beliau serahkan kepada lelaki  tadi seraya bersabda,
“Sekarang carilah kayu bakar dan JUAL-lah ke pasar! Dan ingat, jangan sekali-kali datang menghadapku sebelum lima belas hari!”
Coba kita perhatikan, mengapa Rasulullah menyuruh pemuda itu untuk mencari kayu lalu menjualnya? Bukankah secara logika akan lebih mudah bagi rasulullah untuk merekomendasikan saja anak muda ini ke salah seorang sahabatnya yang kebanyakan pengusaha kaya itu untuk bekerja pada mereka?
Mengapa Rasulullah tidak mengatakan, “Ini, pergilah ke si Anu, sampaikan surat ‘sakti’ ini padanya dan kamu akan diterima sebagai karyawannya.”
Ya, Rasulullah lebih suka menyuruh anak muda itu untuk jadi pedagang atau berwirausaha dibanding merekomendasikannya untuk bekerja pada orang lain.
Berjualan itu pekerjaan spiritual
Mari kita renungkan.

Di surga kelak, posisiku bersama orang yang mengurusi anak yatim seperti ini (sambil menunjukkkan dua jarinya)" (HR. Bukhari)

“Aku akan bersama dengan orang yang mengurusi anak yatim ketika di surga kelak. Sedangkan orang yang gemar bersedekah kepada janda wanita dan orang miskin, dia seperti orang yang berjihad di jalan Allah.” (HR. Muslim) 

anak yatim mendapatkan perhatian istimewa dalam pandangan islam. Adanya 22 surat dalam Al-Qur’an menjadi bukti akan ada hal tersebut, diantaranya adalah surat Al-An’am ayat 152, Al Isra ayat 34, Al-Fajr ayat 17, Ad-Dhuha ayat 6 dan 9, Al ma’un ayat 2, Al-Insan ayat 8, Al-Balad ayat 15, Al-Khafi ayat 82, Al-baqarah ayat 83,177,215, dan 220, An-Nisa ayat 2, 3, 6, 8, 10, 36, dan 127, Al-Anfal ayat 41, dan Al- Hasyr ayat 7.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar