Jumat, 05 September 2014

Nama-nama neraka



Nama-nama neraka:
1. Neraka Jahanam
- (Tempat orang-orang kafir (Al Ankabut 68), Orang-orang durhaka (Maryam 86)
- Bahan bakar emas dan perak

2. Neraka Lazhaa
Al Qur’an Surat Al Maarij 15-16
”Sekali-kali tidak dapat, Sesungguhnya neraka itu adalah api yang bergolak, yang mengelupas kulit kepala”

3. Neraka Huthamah
Al Qur’an Surat Al Humazah 5-7 ”dan tahukah kamu apa Huthamah itu? (yaitu) api (yang disediakan) Allah yang dinyalakan, yang (membakar) sampai ke hati”

4. Neraka Sa’iir
An Nisaa 10, ” Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka itu menelan api sepenuh perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka Sya’iir).

5. Neraka Saqar
Al Mudatsir 42-43. "Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)? Mereka menjawab: "Kami dahulu tidak Termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat”)

6. Jahim
At Takaatsur 6. ”Niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahiim”)

7. Hawiyah
Al Qari’ah 8) dan Adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya, Maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. tahukah kamu Apakah neraka Hawiyah itu? (yaitu) api yang sangat panas)

Musrik , Kafir , Murtad , Munafik



Neraka adalah tempat penyiksaan kelak diakhirat, didalamnya penuh dengan siksaan dan berbagai macam kesengsaraan serta penghinaan. Siksanya amat pedih, penjaganya malaikat-malaikat yang bengis, kasar dan kejam; tiada seorangpun yangdapat mengelakkan diri dari neraka kalau ia memang sudah dinasibkan masuk neraka oleh allah; dan tiada seorang pun yang dapat memberikan pertolongan kecuali pertolongannya.

kita sebagai orang beriman tentu tidak menginginkannya tempat kembalinya kelak diakhirat berada dineraka. Untuk menghindarkan diri dari cengkraman neraka jahanam yang sangat keras itu, hendaknya kita mengisi kehidupan dunia ini dengan penuh ketaatan dan kepatuhan terhadap perintah-perintah allah. 

Apa saja yang menjadi perintah-perintah allah dikerjakannya dan apa-apa yang dilarangnya ditinggalkan.

selanjutnya siapakah yang menjadi penghuni atau calon-calon neraka itu? Dalam hal ini allah melalui firmannya menegaskan bahwa neraka jahanam itu disediakan atau dihuni untuk orang-orang:

1. Musrik
2. Kafir
3. Murtad
4. Munafik
5. Manusia dan jin yang durhaka
6. Orang yang bergelimang dalam dosa.

mereka inilah calon penghuni neraka. Semoga kita tidak termasuk golongan tadi.
Patuhilahperintah-perintah allah dan jauhilah larangan-larangannya, niscaya kita menjadi orang yang diridhai-nya, diselamatkan dari siksanya dan dimasukkan kedalam surganya.

1. MUSRIK

Musrik ialah orang yang menyekutukan allah, menyejajarkan sesuatu dengan allah, baik dalam sifat, pembuatan-nya. Perbuatan tersebut disebut “syirik”. Syirik adalah termasuk dosa yang paling besar (nenek moyangnya dosa). Perbuatan syirik inilah yang mengantarkan seseorang masuk kedalam neraka.

 Perbuatan syirik ini adalah perbuatan yang tidak diampuni allah s.w.t, kecuali bagi yang dikehendakinya: oleh karena itu hendaknya kita jauhi perbuatan tersebut,atau sesuatu yang menjurus kepada syirik, baik dalam segi ucapan atau perbuatan yang mengandung unsur didalamnya menyamakan sesuatu dengan allah, menyamakan allah dengan mahluk-nya.

Allah memperingatkan kepada hambanya untuk menjauhi perbuatan syirik, sebagaimana yang tercantum dalam surat luqman 13. 

Dalam ayat ini luqman hakim (seorang ayah) yang sangat takut akan bahayanya syirik ini beliau mewasiatkan kepada anak nya
“dan (ingatlah”ketika luqman berkata kepada anaknya dan dia mengajarinya: “hai anakku, janganlah engkau menyekutukan allah, sesungguhnya menyekutukan allah itu adalah suatu kedzaliman yang besar.”

dan firmannya lagi dalam surat an-nisa ‘ayat 48,allah menegaskan bahwa dosa syirik itu adalah dosa yang tidak akan diampuni-nya, tetapi allah mengampuni dosa selain itu , bagi yang dikehendaki-nya.

“sesungguhnya allah tidak akan mengampuni (dosa) yang menyekutukannya dengan sesuatu (syirik)dan mengapuni dosa selain itu terhadap siapa yang dikehendakinya dan barang siapa yang mempersekutukan allah, maka sesungguhnya dia telah berbuat dosa besar”.

2. KAFIR
Kafir ialah orang yang tidak beriman atau tidak beragama islam, perbuatannya disebut kufur. 

Orang kafir ini tidak mempercayai adanya allah,sifat-sifat yang dimilikinya, menolak ajaran-ajaran yang dibawa oleh para nabi dan rosulnya.mereka orang yang kafir ini menolak barang yang haq. 

Yang mengantarkan kebahagiaan didunia dan akhirat,sementara mereka menerima barang-barang yang bathil. Amal usahanya orang-orang kafir ini tidak diterima oleh allah. Bahkan amal usahanya itu akan menghantarkan ke dalam neraka, sebagai tempat tinggalnya yang abadi di akhirat.

ancaman yang diberikan oleh allah untuk orang-orang kafir adalah neraka,dan orang kafir inilah sebagai calon penghuninya. Sebagaimana firman-nya dalam surat al-baqarah ayat 6-7

“sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, merekatidak akan beriman. Allah telah menutup hati dan pendengaran mereka, dan pada penglihatan mereka ada penutup, dan bagi adzab yang pedih.”

juga disebutkannya lagi:“dan orang-orang yang ingkar dan mendustakan ayat-ayat kami, mereka itu adalah penghuni neraka jahanam.”(qs.al-maidah ayat 10)
dan firman-nya lagi:

“sesungguhnya orang-orang kafir, sekiranya mereka memilikiapa yang dibumi seluruhnya, dan sebanyak itu lagi (tambahannya) untuk menebus dengannya dari adzab hari kiamat, niscaya tidak kalian diterima dari mereka, dan bagi mereka adzab yang pedih.” (qs.al-maidah: 36).


3. MURTAD
Murtad ialah orang islam yangkeluar dari agamanya: berganti agama. Perbuatan semacam ini dinamakan “riddah” yang menyebabkan iman seseorang gugur. Murtad bias disebakan oleh syirik: menyangkal salah satu atau seluruh rukun islam dan rukun iman; menghina atau mempermainkan agama,menghalalkaan yang haram dan mengharamkan yang halal. 

Murtad radalah merupakan perbuatan dosa besar yang mengantarkan seseorang menjadi penghuni neraka kelak pada hari kiamat. Dalam hal ini allah menegaskan dalam al-qur’an surat al-baqarah ayat 217.

“barang siapa yang murtad (kembali kepada kekafiran) diantara kamu yang beragama islam, lalu dia mati dalam kekafiran (pula) maka mereka sia-sia amalan mereka dunia dan di akhirat dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal didalamnya.”

4. MUNAFIK
Munafik adalah orang yang bermuka dua, mengaku beriman padahal hatinya ingkar, dimulutnya tapi hatinya busuk, perbuatan ini disebut nifaq, yang sangat berbahaya dalam kehidupan ini. Kelihatannya ia menjadi pembela islam, tapi dalam hatinya musuh islam. Nabi muhammad saw memberikan cirri khas kepada orang munafik (bermuka dua) dalam satu hadistnya:

“tanda orang munafik itu ada tiga, yaitu: apabila berkata ia dusta, apabila ia berjanji ia ingkari, danapabila ia dipercaya ia mengkhianati.”

perbuatan nifaq ini menyebabkan seseorang menjadi penghuni neraka.
dalam surat at-taubah ayat 68, allah memberikan ancaman kepada munafik laki-laki dan munafik perempuan dengan neraka jahanam.

“allah telah menjanjikan (mengancam) orang-orang munafik laki-laki dan orang-orang munafik perempuan dan orang-orang kafir dengan neraka jahanam, mereka kekal didalamnya. Cukuplah neraka itu bagi mereka dan allah melaknat mereka dan bagi mereka adzab yang kekal.” (qs. At taubah: 68)

dan firmannya yang lain, allah menempatkan orang-orang munafik itu didalam neraka yang paling bawah (kerak neraka).

“sesungguhnya orang-orang munafik (ditempatkan) pada tingkat yang paling bawah dari neraka, dan engkau tidak akan mendapat seorang penolongpung bagi mereka.”

5. MANUSIA DAN JIN YANG DURHAKA

Manusia dan jin yang durhaka kepada allah, tidak mau mematuhi dan menaati perintah-perintah allah, kelak pada hari kiamat akan dicampakkan oleh allah ke dalam neraka.

pada dasarnya manusia dan jin oleh allah diperintahkan untuk menaati perintah-perintahnya dan menjauhi larangannyaoleh karena itu manusia dan jing ada yang mukmin dan yang kafir. 

Manusia itu ada yang mukmin dan yang kafir, demikian juga dengan jin (mahluk halus) ada yang mukmin dan yang kafir. Manusia dan jin yang kafir (melanggar larangan-larangan allah) inilah yang menjadi penghuni neraka. 

Sebagaimana yang ditegaskan dalam al-qur’an surat huud ayat 119:
“sungguh aku (allah) akan penghuni neraka jahanam itu dengan jin dan manusia (yang durhaka kepada allah).”

dan dalam firman-nya yang lain allah juga menegaskan mengenal manusia dan jin itu sama-sama mahluk allah yang sama-sama memikul beban tugas kewajiban untuk melaksanakan perintah-nya.

“dan aku (allah) tidak ciptakan jin dan manusia supaya mereka mengabdi (beribadah) kepada-ku.” (qs. Adz-dzariyaat: 56)

6. ORANG YANG BERGELIMANG DALAM DOSA BESAR

Orang muslim laki-laki atau perempuan yang tindak tanduk-nya tidak sesuai denga ajaran islam, bertentangan dengan syariat islam, bertentangan dengan qur’an maupun hadizt dan belum sempat bertaubat (memperbaiki diri) sampai akhir hayatnya, mereka inilah yang menjadi penghuni neraka.

Jadi seorang yang mengaku dirinya islam, kemudian tingkah lakunya tidak sesuai dengan perintah allah, misalnya ia meninggalkan sholat, tidak berpuasa ramadhan, melakukan perbuatan zina, atau dengan dalam kata lain mereka bergelimangan perbuatan-perbuatan dosa besar, maka mereka ini tercatat sebagai calon-calon penghuni neraka.

kecuali kalu mereka sebelum akhir hayatnya, mau bertaubat kepada allah, kembali kepada jalan yang benar, jalan yang lurus, niscaya allah akan mengampuninya dan menghapus kesalahan-kesalahannya. Allah maha penerima taubat, siang malam allah senantiasa membuka pintu taubat yang dselenggarakan bagi hamba-hambanya.

orang-orang islam yang melanggar larangan allah, misalnya tidak mengerjakan solat, tidak berpuasa ramadhan, oleh sebagian ulama orang islam semacam ini digolongkan sebagai orang-orang fasik.

mereka yang tergolong orang-orang fasik ini akan ditempatkan oleh allah didalam neraka ditingkatan yang paling atas, tidak sebagaimana terhadap orang-orang munafik.

dengan demikian keenam golongan yang disebutkan dalamal-qur’an tersebut diatas, itulah yang menjadi isi dari neraka jahanam, sebagai calon-calon penghuni neraka. 

Semoga kita mendapat limpahan rahmat dan petunjuk dari allah,sehingga kita semua mau melaksanakan perintah-perintah allah dan jauhi larangan-larangannya dan pada akhirnya kita diselamatkan dari siksa api neraka.

didalam al-qur’an banyak ayat-ayat membayangkan bahwa neraka jahanam adalah suatu tempat siksaan yang disediakan untuk orang-orang yang berdosa, durhaka kepada allah, tidak mentaati perintah dan larangannya, maka sebagai gantinya allah menyediakan tempat siksaan atas perbuatan mereka itu, bahwa mereka diakhirat kelak akan ditempatkan di neraka (jahannam), dan hal itu akan kekal didalamnya dan ada pula yang dibuat sementara, buat masa tertentu.

jadi dalam hal ini, penghuni neraka itu ada yang kekal dan ada yang sementara waktu, tetapi penghuni surga itu kekal selamanya.

Orang-orang yang disiksa dineraka (jahanam) yang buat sementara (dalam masa tertentu sesuai dengan amalannya) ialah orang-orang yang didalam hatinya tergores, terselinap suatu keyakinan dalam mengucapkan kalimat tauhid,laa ilaahaillallaah. 

Dengan kata lain, mereka itu adalah orang-orang muslim laki-laki dan perempuan, yang diatasdunia ini sedang menyandang dosa, melanggar larangan-larangan allah, misalnya tidak pernah melakukan solat, ia disiksa atas dosa-dosany, sesudah mengalami di surga. Jadi orang-orang islam yang masih ada goresan iman dalam batinnya namun padakehidupannya, ia selalu menerjang larangan allah, mereka ini tidak langsung masuk surga, tetapi mampir dineraka dahulu untuk merasakan dosa-dosa yang pernah mereka kerjakan.

Selasa, 02 September 2014

Pemuda Islam Ayo Bangkit !



Sesungguhnya yang diinginkan oleh Islam adalah sebagian besar waktumu, hampir seluruh hartamu, dan segarnya masa mudamu, Islam menghendaki dirimu, seluruhnya. Islam menghendaki saat kamu bertenaga, bukan saat sudah loyo. Islam menghendaki masa mudamu, waktu kuatmu, masa perkasamu, dan bukan masa rentamu. Islam menghendaki semua yang terbaik, termulia dan teragung darimu

ICMS 2014 Mahasiswa dan Perubahan

ICMS 2014: We Need Khilafah, Not Democracy
Mahasiswa dan Perubahan

Agen Perubahan adalah frasa yang selalu layak disematkan pada mahasiswa, khususnya mahasiswa Indonesia. Hampir setiap episode pergolakan sosio-politik di negeri ini, mahasiswa turut andil di dalamnya, bahkan tak jarang menjadi katalisator utama munculnya perubahan-perubahan besar yang berdampak luas.

Terlepas dari beragamnya ide yang diemban, catatan sejarah membuktikan bahwa mahasiswa selalu hadir untuk perubahan. Lihatlah mahasiswa era Sumpah Pemuda, Gerakan Mahasiswa 45, Angkatan 66, Malari 74, Gema 77/78, gerakan mahasiswa pasca NKK/BKK, hingga gerakan mahasiswa 98 yang melahirkan reformasi. Meski pasang dan surut, sejatinya mahasiswa tidak akan lepas dari fitrahnya yakni ‘merancang perubahan’.

Oleh karena itu arah Indonesia ke depan juga bergantung pada daya dorong mahasiswa untuk ‘memicu’ lahirnya perubahan.

We Need Khilafah, Not Democracy

Namun sayangnya sejarah menunjukan bahwa arah perjuangan mahasiswa lebih banyak bersuara untuk demokrasi, padahal sesungguhnya demokrasilah biang dari rusaknya negeri ini.

Berbagai perundang-undangan yang mencekik hak rakyat lahir atas nama demokrasi. Berkat demokrasi pula kapitalis dan Asing dengan mudahnya menghegemoni Indonesia. Ini adalah konsekuensi dari diterapkannya sistem yang memang telah rusak dari akar filosofisnya. Maka tidak heran jika penerapan demokrasi akan selalu dekstruktif.

Indonesia hari ini dan ke depan bukan lagi butuh demokrasi atau masih berharap pada proses berdemokrasi. Justru demokrasilah yang mesti dicampakkan! Kemudian digantikan dengan ideologi dan sistem yang paripurna, matang secara konseptual dan terbukti secara empiris mampu membawa kebangkitan.

Satu-satunya harapan hanya pada Islam. Sebagai ideologi yang melahirkan sistem kehidupan paripurna dalam berbagai aspeknya, Islam mampu menjawab berbagai problematika manusia. Oleh karena itu arah perubahan mesti diarahkan pada penerapan Islam, yaitu dengan ditegakkannya institusi Khilafah.

Khilafah sebagai institusi yang akan menerapkan Islam secara sempurna akan menuntaskan semua kebobrokan akibat diterapkannya demokrasi.
Walhasil sudah saatnya mahasiswa mengganti mainstream perjuangannya dengan seruan Islam, seruan penegakkan Khilafah. Saatnya mahasiswa menyeru We Need Khilafah, Not Democracy.



ICMS 2014
Demi mewujudkan perubahan tersebut, mahasiswa Indonesia dan berbagai pergerakannya perlu menyatukan mainstream perjuangan dan mengkristalkan opini perubahan ke arah Islam. Oleh karena itu Mahasiswa Hizbut Tahrir Indonesia sebagai salah satu pergerakan mahasiswa Indonesia, berupaya menciptakan opini umum tersebut dan menyatukan mainstream perjuangan mahasiswa dengan menyelenggarakan ICMS (Indonesia Congress of Muslim Students) 2014.

Kongres ini adalah terbesar dalam sejarah pergerakan mahasiswa Indonesia. Kongres insya Allah dilaksanakan di 73 Kota besar seluruh Indonesia dari Aceh hingga Papua, mulai 10 Oktober 2014 dan puncaknya diselenggarakan di Jakarta, 02 November 2014, tepat di depan pusat penguasa yakni Istana Merdeka.

Insya Allah akan hadir dalam puncak acara tersebut, 25.000 aktivis dan 1000 pergerakan mahasiswa.

Sesungguhnya agenda ini dilaksanakan atas dasar keimanan kepada Allah SWT. dan menjalakan perintah-Nya. Mencampakkan sistem kufur demokrasi adalah hal yang tidak bisa ditawar lagi. Penerapan demokrasi bertentangan dengan akidah Islam karena demokrasi telah meletakkan kedaulatan ditangan manusia.

Secara faktual demokrasi juga telah menjadi biang segala kebobrokan yang terjadi di negeri ini. Maka tidak ada lagi alasan untuk melanggengkan sistem kufur tersebut.

Di sisi lain Allah SWT sesungguhnya telah mewajibkan penerapan Islam secara kaaffah melalui ditegakkannya Khilafah. Secara konseptual dan empiris Khilafah juga terbukti mampu membawa umat manusia menuju kebangkitan hakiki sebagaimana tercatat dalam sejarahnya yang panjang.

Maka tidak ada lagi seruan perjuangan yang hakiki selain seruan Islam, seruan penegakkan Khilafah. Melalui ICMS 2014, mahasiswa menyeru “We Need Khilafah, Not Democracy

Merajut Mimpi Mengukir Asa

Penulis: Ustadz Muhammad Yassir, Lc (Dosen STDI Jember)
Di bawah bayangan ka’bah, berkumpullah empat orang pemuda. Mereka adalah Mush’ab bin Zubair, Urwah bin Zubair, Abdullah bin Zubair, dan Abdullah bin Umar. Mereka saling bertanya satu sama lain, dengan berkata: “Coba sebutkan angan-anganmu kalian”.
Maka satu persatu dari mereka menyebutkan yang paling diinginkannya.
Abdullah bin Zubair berkata: “Aku ingin menjadi khalifah.”
Urwah bin Zubair berkata: “Sedang aku ingin menjadi seorang ulama.”
Mush’ab bin Zubair tak mau kalah, ia pun berkata: “Kalau aku, aku ingin menjadi gubernur Irak, lalu mempersunting A’isyah binti Thalhah dan juga Sukainah binti Husaen.”
Sedangkan Abdullah bin Umar mengatakan: “Yang aku inginkan adalah ampunan Allah Ta'ala.”
Walhasil, sejarah telah mencatat record perjalanan hidup mereka. Ternyata semuanya berhasil mencapai impian mereka.
Abdullah bin Zubair pernah menjadi khalifah; Urwah bin Zubair terkenal sebagai satu dari tujuh orang ulama Madinah (fuqaha Madinah As Sab’ah); Mus’ab bin Zubair juga bisa menduduki jabatan tertinggi di profinsi Irak serta mempersunting dua gadis idamannya; Sedangkan untuk Abdullah bin Umar, keinginan beliau baru dapat dipastikan di alam sana, semoga Allah Ta'ala melimpahkah ampunanNya kepada beliau sesai seperti harapannya. (kisah ini diriwayatkan oleh Abu Nu’aim dalam kitab Hilyah)
Kisah di atas, menceritakan empat sekawan yang merupakan generasi awal umat ini, mereka masih berada di masa terbaik dari perjalanan sejarah Islam.
Dua orang sahabat Nabi dan dua tabi’in ini saling mengungkapkan angan-angan ke sesama mereka. Ternyata, tidak ada salahnya kita berangan-angan dan bermimpi.
Mimpi
Mimpi yang dihasilkan dalam pejaman mata disebut sebagai bunga tidur. Ia datang tidak diundang, perginya pun tanpa pamitan. Seringnya mimpi itu tidak sesuai dengan yang kita angankan. Yah, namanya juga mimpi. Setelah terbangun, semua pergi, entah esok ia akan kembali?
Namun, mimpi yang ingin kita bicarakan disini bukanlah mimpi berrupa bunga tidur, karena kita bukan sedang berdiskusi menguak tabir mimpi.
Tapi, mimpi yang kita maksudkan adalah mimpi di siang bolong, yang muncul dengan mata melotot dan jiwa terbangun. Terserah anda menamakannya apa? Angan-angan, cita-cita, visi, harapan atau apa saja sebutannya. Yang jelas ia masih mimpi, belum terwujud di saat ini.
Tidak ada larangan untuk bermimpi
Selama mimpi itu masih dalam kontek “cita-cita”, tidak keluar dari batas kodrat manusia. Maka silahkan berkreasi. Walaupun menurut pandangan orang lain ini adalah suatu kemustahilan.
Mimpi itu gratis, semua orang bebas untuk bercita-cita dan merajut harapan. Kalau memang demikian, mengapa masih ada yang takut untuk bermimpi? Mengapa ada yang takut untuk menggantung cita-cita setinggi-tingginya?
Silahkan mulai sekarang,pasang visi dalam mainset kita masing-masing, yang menjadi visi arah usaha kita
Agama islam tidak melarang umatnya untuk merajut mimpi. Kita dibolehkan beramal untuk dunia selama hukumnya halal. Kita dibolehkan berencana menyusun masa depan. Bahkan diperintahkan, hendaknya yang kita susun di dunia ini bisa menjadi amalan jariah sebagai investasi kita di akhirat.
Fokuskan cita-cita
Pernahkah ketika anda dulu ditanya apa cita-cita anda, anda menjawab “hidup bahagia” atau “berguna bagi agama dan negara”.
Jawaban ini ada benarnya dan ada kurangnya. Benar, bahwa semua orang ingin hidup bahagia. Tapi cita-cita yang kita maksudkan adalah jalan yang lebih spesifik uantuk menuju ke kebahagiaan itu.
Empat sekawan di kisah di atas, tiga orang di antaranya telah memutuskan cita-cita yang lebih spesifik. Hanya seorang di antara mereka memilih cita-cita yang bersifat global.
Tujuan menfokuskan cita-cita adalah agar kita tahu jalan yang akan kita tempuh; kursi yang akan kita duduki; dan kereta apa yang akan kita naiki.
Kalau kita bercita-cita jadi dokter, sudah tentu fakultas kedokteran yang harus dipilih.
Kalau mau jadi arsitek, kuliahnya pasti di jurusan arsitektur.
Mau jadi bidan, pastinya di akademi kebidanan pendidikannya.
Dan begitulah seterusnya.
Jangan hanya diam setelah bermimpi
Mimpi akan tetap jadi mimpi kosong belaka, bila tidak ada gerakan nyata dari tubuh kita. Ia akan selalu jadi bunga tidur kalau kita tidak beranjak dari kasur.
Kerja…..kerja…..kerja….. itulah yang harus diwujudkan setelah mimpi kita rangkai.
Rasulullah pernah menumbuhkan harapan besar dalam dada para sahabatnya. Beliau pernah menjajikan harta benda negara Romawi dan Persia akan dikuasai oleh kaum muslimin. Harapan ini pun disambut ejekan oleh orang munafik. Seperti itulah sikap munafik, pada dasarnya mereka memang tidak beriman pada Rasulullah apalagi percaya pada janji beliau itu.
Akan tetapi, kaum mukmin yang teguh keimanannya. Mereka yakin bahwa janji Allah Ta'ala dan RasulNya akan menjadi nyata. Tapi janji dan harapan itu harus dikejar, diraih bukan ditunggu turun dari langit dengan berleha-leha.
Usaha untuk itu pun dipompa dari raga kaum muslimin. Dengan Jihad fi Sabilillah; berani mengorbankan harta dan nyawa, akhirnya sejarah telah menoreh bahwa Islam pernah menguasa dua negara adidaya kala itu, yaitu Romawi dan Persia di masa khilafah Umar bin Khattab.
Intinya, bercita-citalah setinggi-tingginya, lalu berusahalah semaksimal mungkin untuk meraihnya:
Rasulullah bersabda:
أَحَبُّ الأَسْمَاءِ إِلَى اللَّهِ عَبْدُ اللَّهِ وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ وَأَصْدَقُهَا حَارِثٌ وَهَمَّامٌ
Nama yang paling dicintai Allah Ta'ala adalah, Abdullah dan Abdurrahman. Dan Nama yang paling jujur adalah, Harits dan Hammam” (HR. Abu Daud)
Makna Harits adalah, orang yang bekerja atau berusaha.
Sedangkan makna Hammam adalah, Orang yang punya cita-cita.
Oleh karena itu, dua nama itu disebut-sebut nama paling tepat diberikan nama untuk manusia. Karena, setiap manusia pasti punya angan-angan, harapan dan cita-cita, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Dan juga, mereka punya usaha untuk mencapai harapan itu
Saudaraku:
Sudah banyak orang yang memulai kesuksesannya dengan mimpi….
Tapi, tidak di situ mereka berhenti….
Mereka terus mencari jalan untuk memulai……
Membabat alas dan menembus duri….
Bahkan tak jarang berhadapan dengan cemoohan dan caci maki…..
Namun, untuk mencapai cita-cita, semua itu tidak mereka peduli…..
Karena visi mereka bukanlah “aku yang sekarang” tapi “saksikanlah aku di hari nanti”
PengusahaMuslim.com didukung oleh Zahir Accounting Software Akuntansi Terbaik di Indonesia.
Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.
  • SPONSOR hubungi: 081 326 333 328
  • DONASI hubungi: 087 882 888 727
  • Donasi dapat disalurkan ke rekening: 4564807232 (BCA) / 7051601496 (Syariah Mandiri) / 1370006372474 (Mandiri). a.n. Hendri Syahrial
sumber : www.pengusahamuslim.com 

La Ode Munafar ‘Sang Ksatria Pena’

“Silahkan pilih hancur bersama sang penghancur, atau menjadi SANG KSATRIA yang menyelamatkan penghancur.”
La ode munafar
La ode munafar
Bisa dihitung oleh jari Nggak banyak anak muda zaman sekarang yang mampu membuat usianya berkah. Manja dan nggak mandiri biasa banget nempel pada karakter remaja. Tapi bagi penulis muda asal Kendari ini, berjuang adalah keharusan dan kebutuhan. La Ode Munafar. Ketua BEM STEI Hamfara Yogyakarta ini mampu menghasilkan banyak karya dengan waktu cepat meski kegiatannya padat. Alhamdulillah, di edisi kali ini Hikari-D’Rise bisa ngobrol dengan Mas Ode melalui e-mail. Langsung simak yuk!1.       Berapa buku yang sudah mas Ode tulis sampe sekarang?
Usiaku yang masih 17 tahun (cie..maunya) + 4 tahun = 21 tahun, aku telah menyelesaikan 7 buku. Jika D’Riser melihat dari judul bukunya, seperti Cinta Onde-onde, Detik-detik Indah Bersamamu, Jangan Hina Jombloku, Tuhan yang Tertukar, dan buku BEST SELLER Apa Salahku Sayang? Seolah-olah isinya adalah kisah fiksi yang sedang memadu kasih. Tapi jangan salah paham dulu yah! Buku-bukuku adalah jenis non fiksi yang mengkaji tentang pergaulan dan Inspirasi dengan pendekatan bahasa unik sehingga gampang dipahami. Alhamdulillah terbukti menyadarkan aktivis Jahiliyah moderen hingga beredar di luar negeri.
Sementara ada beberapa buku lain juga yang berisi motivasi DAHSYAT seperti Born To Be Leader danIdealisme. Aku menyelesaikan hanya dalam waktu 5 hingga 7 hari.
2.       Gimana cara kerjanya tuh bisa bikin banyak buku padahal kesibukan lain juga menumpuk?
Cara kerjanya, maaf aku harus jujur nih pada D’Riser. Coznya aku benar-benar lagi jatuh cinta. Bahkan saat tidak ketemu, hatiku langsung gelisah. Namun saat ketemu, sampai lupa makan pagi dan siang. Malam pun aku jadikan seperti siang. Inilah perasaanku, aku telah memberikan cintaku pada MENULIS. He…heeee. Itulah cara pertama. Cintai menulis!
Selanjutnya, harus mampu berkorban baik dari segi tenaga, waktu bahkan materi untuk menulis. Jika mau tau, saat lelah dalam menulis, tidak sadar kepalaku, pipiku, dan anggota tubuhku telah bersandar di tumpukan sampul buku. Saat aku sadar, pikiranku seperti terkena setrum untuk bangun menulis lagi. Bagaimana aku bisa tidur di atas tumpukan masalah umat saat ini, itulah kata hatiku. Maka cara kedua adalah tetapkan dorongan kuat dalam menulis. Dorongan kuat aku menulis untuk mengubah kondisi yang nggak nyaman sekarang.
Setelah itu laksanakan 3 hal berikut, yang pertama menulis, yang kedua menulis, dan yang ketiga adalah menulis. Iya. Intinya adalah menulis, terkait editor, cetak, itu tugasnya profesi lain. Intinya tugas penulis adalah menulis, bukan mengedit dan mendesain.
Selain itu, harus mengetahui jurus-jurus menulis. Aku punya 10 Jurus jitu menulis, salah satunya adalah JURUS menulis cepat. Nah, dalam Training KEPENULISAN aku selalu memberikan jurus jitu menulis cepat seperti menulis dengan otak kanan, menulis dengan hati, menulis dengan pendekataan mesin kecerdasan. Bagaimana caranya? Nanti ikut pelatihannya aja yah. Nggak cukup dijelaskan lewat wawancara ini.
3.     Idealisme dalam menulis menurut Mas Ode seperti apa?
Penulis harus bersifat seperti seorang Ksatria yang selalu menjaga dan menyelematkan manusia, serta mengarahkan perubahan dunia. Bukan malah untuk menghancurkan manusia. Nah, kondisi sekarang harusnya penulis nggak perlu pura-pura nggak tau bahwa sekarang kita terjajah dalam segala aspek. Disinilah dibutuhkan seorang Ksatria Pena untuk membentuk opini umum hingga kebenaran Islam tegak di Muka bumi.
4.       Gimana Mas Ode menyikapi popularitas baik di kampus atau sebagai penulis muda?
Ah nggak seperti artis jug kaleee! Penggemar aku hanya di alam ghaib. He..heee. Nggak berani memunculkan dirinya secara nyata walau pun ada, cuma tanda-tanda-tanda yang bisa terdeteksi secara batin. Tapi aku menyikapinya dengan tegas. Apa mau kamu? Mari kita bicarakan? Jika hanya bermain-main denganku aku tidak bisa bermain api. Bahaya, iiikh! Entar kita terbakar dalam api cinta. Ha….haaa. Biarkan godaan datang sana-sini, tapi “Maaf hatiku sudah di Booking Bidadari”. He..hee.
5.       Mas Ode punya mimpi menulis 1000 buku. Bisa diceritain Mas, gimana bisa punya cita-cita begitu dan strategi seperti apa yang sudah dan akan Mas Ode lakukan?
Visi besar yang menggerakkanku, aku punya visi untuk menantang diriku menjadi KSATRIA PENA abad ini. Walau banyak orang mengatakan mustahil, tapi biarkan orang lain mengatakan mustahil sebab aku punya cara main untuk mewujdkan mimpiku.
Beberapa cara main yang telah aku lakukan adalah:
  1. Aku mendirikan Penerbit Gaul Fresh.
  2. Aku telah mengajak banyak penulis-penulis untuk duet dengan aku. Barangkali ada D’Riser yang mau nulis bareng juga, aku membuka lowongan.
  3. Aku mengkader penulis lewat komunitasku yang disebut Klub Jagoan Nulis. Selanjutnya alumni aku ajak nulis bareng.
  4. Aku telah menetapkan azam untuk 1 bulan menulis 2 buku, hingga benar-benar tepenuhi.
6. Pernah merasa krisis kepercayaan diri nggak, Mas?
Kalo krisis sih nggak pernah, kecuali dulu sewaktu kecil. Soalnya dulu aku belum tau makna hidup. Sejak memahami hakikat hidup, aku dikenal dengan orang yang Anti Mustahil lantaran punya kepercayaan diri yang tinggi.
Bagiku, kemauan kuat dan keperacayaan diri modal besar meraih cita-cita. Jangan ragu dengan resiko besar, sebab ragu-ragu itu bisikan syetan sementara resiko akan selalu ada dalam setiap pilihan.
7.       Apa status sebagai anak perantau menjadi salah satu motivasi tersendiri untuk Mas Ode berkarya?
Motivasi besar adalah untuk meraih tujuan dari segala tujuan yaitu mendapatkan Ridha Allah Swt. Dari sini muncul motivasi lain yaitu:
a.       Untuk menyabung hidup.
Menulis walau belum tentu bisa kaya seperti artis, tapi Insyaa ALLAH nggak akan mati kelaparan. Kalau kurang uang tinggal nulis buku terus jual. Nah, aku sebagai perantau yang membutuhkan biaya hidup dari menulis, aku masih tetap bernafas sampai sekarang hingga banyak membantu banyak pihak.
b.      Untuk dakwah
Berkarya agar jangkauan dakwahku makin luas. Bagiku menulis sama dengan berdakwah di seluruh dunia, bahkan pahalanya terus mengalir walau aku sedang tidur.
8.       Harus menulis seperti apa, Mas agar bisa disebut sebagai Ksatria Pena Sejati?
Jadilah KSATRIA PENA. Perang pemikiran sedang terjadi dengan DAHSYAT dalam masyarakat abad ini. KSATRIA PENA harus ikut bertempur lewat tulisan dengan membentuk opini umum hingga kejayaan pemikiran Islam kembali memimpin dunia dan akhirnya kota yang dijanjikan nabi Muhammad Saw. yaitu Romawi Barat (Roma dan Itali yang sekarang), bisa kita taklukan. Aku berpikir bisa jadi Romawi Barat kita taklukan lewat pena, kan tidak ada yang mustahil siapa tau presidennya tersihir dengan surat yang kita tulis untuk dia, hingga presidennya masuk Islam. Amin-kan dong! Aamiin!
9.       Apa yang terpikir di kepala Mas Ode jika saya mengatakan kata Road Show, Bedah Buku atau Training?
Yang terpkir adalah Onta Merah dari Allah Swt. Jika ada uang merah maka itu bonus, kalo pun mendapatakan jllbab merah, ya Alhamduillah J. Itulah motivasiku, hingga di usia 20 tahun aku telah mendapat ratusan undangan mengisi training, bedah buku di seluruh Nusantara.
Onta merah yang aku maksud jika tidak aku dapatkan di dunia, maka pasti aku dapatkan di akhirat. Rasulullah saw. bersabda: “…Lalu serulah mereka untuk masuk Islam dan kabarkan kepada mereka hak Allah yang wajib mereka tunaikan. Demi Allah, apabila Allah menunjuki seorang saja melalui dakwahmu itu lebih baik bagimu daripada kamu memiliki onta merah(HR. Bukhari dan Muslim).
10.   Pesan-pesan untuk D’Riser (pembaca D’Rise)?
“Silahkan pilih hancur bersama sang penghancur, atau menjadi SANG KSATRIA yang menyelamatkan penghancur.”
Biodata:
Nama lengkap                                   : La Ode Munafar
TTL                                                         : Di Pulau yang berbentuk huruf K, tepat di pesisir pantai Napabale, Lohia (Sulawesi Tenggara) 5 Juni 1991
Aktivitas Sekarang                          : Penulis, Trainer, Pimpinan Umum Gaul Fresh Indonesia, AktivisDakwah Idelogis, Mahasiswa.
Jenjang pendidikan                        :
1)      SDN Negeri 3 Lohia
2)      SMP Negeri 6 Raha
3)      SMA Negeri 2 Kendari
4)      S1 STEI Hamfara Yogyakarta
Status                                                   : Sudah Punya Calon (masih di alam ghaib)
Hobi                                                      : Nulis dan Renang
Karya:
  1. Apa Salahku Sayang? (BEST SELLER kini cetakan ke-6)
  2. Detik-detik Indah Bersamamu
  3. Cinta Onde-onde
  4. Born To Be Leader
  5. Idealisme
  6. Jangan Hina Jombloku
  7. Tuhan Yang Tertukar
Prinsip hidup                                     : Anti Mustahil
Pengalaman Organisasi:
  1. Wakil Ketua Osis
  2. Ketua ROHIS SMAN 2 Kendari
  3. Ketua BEM STEI Hamfara Yogyakarta
  4. Korwil Badan Koordinasi Lembaga Dakwah Kampus (BKLDK) Yogyakarta
  5. dll
Mau berkomunikasi langsung, hubungi:
FB : Munafar La Ode
Fanpage : La Ode Munafar
Twitter
 :@LaOdeMunafar

Hp : 085241597297
Website : www.gaulfresh.com
sumber : majalah drise