Selasa, 20 September 2016

daptkan diskon sampai 50 % untuk reseller agen


JDM-kaos dakwah kreatif siap membantu sahabat muslim dalamkebutuhan fashion simple namun tetap positif. Projecr JDM sendiri lahir dari semangat dan kreatifitas untu mengemas kata-kata dakwah kedalam sebuah bentuk media kaos. 

Kenapa harus kaos 
sebenernya media dakwah banyak banget tapi khusus buat kaos belum banyak yang main , coba saja keluar rumah masih kita sering temukan kaos dakwah belum banyak tersebar.

Expo seperti indie clothing juga belum ada di Indonesia, harapan kami bersama tim semoga kaos dakwah kreatif suatu saat bisa jadi trendcenter di Indonesia. 

semoga dilemari anak2 muda Indonesia ada kaos dakwah . 
di lemarimu sudah ada kaos dakwah , kalau belum yuk milik segera koleksi kaos dakwah JDM   

Dalam mengembangkan kaos dakwah ini kami tidak bisa sendirian , saat ini Alhamdulillah  sudah punya outlet distro mini 7 x 3 m. Semula garasi rumah yang dijadikan display kaos dakwah hehe.

Harapan kedepan setiap kota kami bisa eksis memenuhi kebutuhan fashion simple kaos dakwah dis eluruh Indonesia.


yuk sahabat Indonesia miliki koleksi kaos muslim kreatif dari jdm islamic clothing 

info 085700096699







Rabu, 07 September 2016

Saatnya yuk ganti kaos dakwah


kaos dakwah Indonesia - Hai sahabat dakwah apa kabar ? masih seperti biasa kami kembali hadir untuk memberikan inspirasi kepada sahabat semua. Misi kami saat ini sederhana bagaimana dari 10 kaos yang dimilik anak muda Indonesia , ada minimal 2 kaos dakwah JDM didalamnya. 

Tantangan lainnya adalah bagimana agar kaos dakwah bisa trendsenter anak muda 
perlahan tapi pasti insya Allah suatu saat nanti bisa jadi sebuah momentum kaos dakwah ada dimana-mana 

keluar rumah lihat kaos dakwah jadi adem hati ini, jalan-jalan ketemu kaos dakwah wow

Ada obsesi ada jalan pastinya  


 sudah punya kaos dakwah dari jdm ?








Senin, 05 September 2016

RAHASIA SUKSES - edisi kaos dakwah visual MAN JADDA WA JADA


RAHASIA SUKSES
Adalah Abdullah Al Azzam. seorang syekh teladan dan panutan.
Dihormati lagi disegani, oleh para muridnya.
Pada suatu saat beliau ditanya oleh muridnya,
“Ya syekh, apa yang dimaksud dengan mastatho’tum”?
Sang Syekh-pun membawa muridnya ke sebuah lapangan. Meminta semuanya muridnya berlari sekuat tenaga, mengelilingi lapangan semampu mereka.
Titik dan waktu keberangkatan sama, akan tetapi waktu akhir dan jumlah putaran setiap murid akan berbeda. Satu putaran masih belum terasa. 
Putaran kedua berkurang tenaga. Kini mulai berguguran perlahan di putaran ketiga.Hingga tersisa beberapa saja yang masih berusaha sekuat tenaga. Hingga akhirnya satu persatu merasa lelah, menyerah.
  • Mereka semuapun menepi ke pinggir lapangan, kelelahan. Mereka sudah berusaha sekuat tenaga, semampu mereka.
Setelah semua muridnya menyerah, Sang Syekh-pun tak mau kalah. Beliau berlari mengelilingi lapangan hingga membuat semua muridnya keheranan.
Semua murid kaget dan tidak tega melihat gurunya yang sudah tua itu kepayahan. Satu putaran masih berseri seri. Dua putaran mulai pucat pasi. Tiga putaran mulai kehilangan kendali. Menuju putaran yang keempat Sang Syekh makin tampak kelelahan, raut mukanya memerah, keringat bertetesan, nafas tersengal-sengat tidak beraturan. Tapi dia tetap berusaha.
Beliau terus berlari sekuat tenaga, dari cepat, melambat, melambat lagi, hingga kemudian beliaupun terhuyung tanpa penyangga. Energinya terkuras habis tak tersisa. Beliau jatuh pingsan, tak sadarkan diri.
Setelah beliau siuman dan terbangun, muridnya bertanya,
“Syekh, apa yang hendak engkau ajarkan kepada kami?”
“Muridku, Inilah yang dinamakan titik mastatho’tum!

Titik di mana saat kita berusaha semaksimal tenaga sampai Allah sendiri yang menghentikan perjuangan kita”. Jawab Sang Syekh dengan mantap.
  • Anakku..smg kita dijauhkan dari kemalasan, dari lemahnya azzam, dari kecilnya kontribusi kita….

Smg kita bs memprioritaskan alokasi tenaga secara khusus untuk perjuangan di jalan dakwah ini. Smg kita sampai pd mujahid- syahid di hadapan Allah ..





Jumat, 02 September 2016