Senin, 30 September 2013

Mengapa tema "Leading In Social Media Era"?



Lebih dari 35 juta penduduk Indonesia memiliki account di situs jejaring sosial Facebook (80%-nya berusia di bawah 35 tahun) dan 4 juta adalah pengguna blog mikro Twitter. Setiap hari, orang Indonesia memproduksi 1 juta pesan twitter. Perkembangan ini tentunya membawa dampak sosial dan budaya, juga ke perusahaan dan dunia bisnis. Indonesia telah memasuki era social network.

Perubahan tersebut membuat sistem komando dan komunikasi yang hirarkis praktis hilang. Organisasi menjadi semakin flat. Sementara itu, para pemimpin memiliki perangkat untuk semakin mampu mendengar—dan menangkap insight—dari bawahan, rekan bisnis maupun konsumen.

Leadership Series kali ini berisi sharing pengalaman tentang memimpin di era social network ini. Di antaranya, dibahas tentang : 1) Cara pemimpin memanfaatkan dan berkomunikasi di social network, 2) Teknik perusahaan mengatur arus informasi dan komunikasi di dunia baru ini, 3) Best practice memimpin di era social network, serta 4) Cara mengembangkan organisasi yang semakin flat, non hirarkis

Sandiaga Uno Sharing Tentang Bekerja Keras dan Pentingnya Membaca Buku



Kerja Keras, Disiplin Waktu, dan Banyak Membaca. http://mruf.org

Mind Control | Kendali Pikiran | Bagaimana Zionis Yahudi Menggunakannya


Bismillaahirrahmaanirrahiim, Buka Hati, Fikiran & Bacalah,

---------- Penghancuran Akhlaq Generasi Muda -----------

.... Mereka tidak henti-hentinya memerangi kamu sampai mereka (dapat) mengembalikan kamu dari agamamu (kepada kekafiran), seandainya mereka sanggup. Barangsiapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya."(QS Al-Baqarah 2:217)

Mind Control itu berupa Senjata Subliminal Message (pesan-pesan yang disampaikan ke alam bawah sadar seseorang sehingga ia tidak menyadarinya meskipun menerimanya ke dalam otak).

“Subliminal Message” ini mampu menyuruh seseorang atau mampu memberikan instruksi yang kemudian dilakukan oleh orang tersebut, tanpa yang bersangkutan sadar dirinya sedang disuruh. Melihat definisi praktis ini, penulis mengkhawatirkan bahwa hal ini “Subliminal Message” termasuk sihir.

Lebih jauh dapat kita lihat bahwa keseluruhan aktifitas mind control – kendali pikiran ini adalah aktifitas yang termasuk katagori 'menghilangkan akal' sebagaimana narkoba dan minuman keras (khamr).

Mind Control [Kendali Pikiran] Sebagai Alat Pengendali Massa

Pada tahun 1949, George Orwell, seorang novelis menulis karyanya yang cukup monumental yaitu “1984”. Dalam novel tersebut Orwell menggambarkan (atau memperingatkan) bahwa kelak pada tahun 1984 ada sebuah negara yang sedemikian rupa merampas kebebasan rakyatnya hingga melakukan pengintaian warga dan pengendalian massa lewat media dan propaganda. 


Ketika novel tersebut ditulis, orang memahami bahwa itulah yang dilakukan oleh negara-negara komunis terhadap rakyatnya. Namun kini, tampaknya bahkan hal tersebut terjadi di negara “bebas” bernama Amerika. 

Steven Jacobson, penulis buku Mind Control in the United States, adalah teknisi film berpengalaman dalam teknik “Subliminal Message” yang digunakan dalam media komunikasi. Ia mengungkapkan betapa masalah mind control - kendali pikiran ini sungguh sangat mengkhawatirkan, sebab menurut dia teknik ini sangat kuat pengaruhnya, sangat efektif dan lebih mengerikan lagi, tidak disadari oleh yang menjadi korban atau obyeknya. 

Ia juga mengkhawatirkan penggunaan teknik ini menjadi liar tak terkendali sebab selain pihak otoritas belum memberikan aturannya, juga bahkan teknik ini tidak banyak diketahui selain oleh insan-insan media dan para pemerhatinya.

Di Amerika Serikat lewat internet ada sedikit geliat usaha untuk berusaha menyembunyikan atau 'mengkaburkan kenyataan tentang betapa efektifnya teknik ini', namun sebagaimana sifat dunia maya, pro dan kontra tidak terbendung masuk ke jalur diskusi, dan pada akhirnya kita dapat menarik kesimpulan sendiri bahwa ternyata ke-efektif-annya. 


Diskusi dapat dengan kita lihat dari berbagai komen di blog-blog dan situs-situs yang membicarakannya. Dan kita bahkan dapat menemukan para penjual konten-konten “Subliminal Message” ini untuk kepentingan komersial yang ditujukan bagi para pengguna pribadi maupun lembaga atau perusahaan yang mau menggunakannya. Kelompok seperti ini adalah kelompok yang jelas dan tegas menguraikan betapa efektifnya cara ini.

Mengapa Sedemikian Efektif?

Dalam bukunya Mind Control in the United States, Steven Jacobson menguraikan mengapa teknik ini begitu efektif.

Pertama, teknik ini menggarap alam bawah sadar manusia yang memiliki kekuatan besar saat diolah dengan tepat. Dengan mengalihkan si manusia dari aktifitas berpikir dan mengandalkan perasaannya untuk bertindak, ide yang dimasukkan akan diterima tanpa perlawanan.

Kedua, penggunaan berbagai alat tambahan seperti musik, warna kontras, dan berbagai teknik pengolahan di studio, kekuatan “Subliminal Message” ini semakin bertambah.

Ketiga, ketika beroperasi di alam bawah sadar, dorongan nafsu-nafsu (syahawat) manusia yang dibawa sejak lahir bagaikan bahan bakar yang tidak habis-habisnya bagi ke-efektif-an teknik ini.

Kempat, terdapat sejumlah pihak yang sangat bernafsu menggunakannya dan karenanya rela mengeluarkan biaya besar untuk membeli produk seperti ini bahkan membiayai riset-risetnya. Dengan kekuatan uang mereka pula-lah segala kontroversi etikanya dapat diredam ke bawah permukaan sehingga sebagian besar masyarakat dunia tidak tahu menahu soal jahat tersebut.

“Subliminal Message” dan yang sejenisnya digunakan sebagai alat politik negara (baca: penguasa saat itu), termasuk untuk kampanye pemenangan pemilu, baik untuk menggerakkan orang memilih kandidat tertentu, maupun untuk mengirim pesan tersembunyi yang mengungkap siapa jati diri sesungguhnya dari kandidat tersebut.
Contoh : “Barak Obama Subliminal Messages” :http://www.subliminal-video.com/barak-obama-subliminal-messages/

Selain penggunaan oleh pihak-pihak “otoritas”, teknik ini juga luas digunakan oleh perusahaan pembuat iklan dalam rangka meningkatkan penjualan produk yang diiklankannya (Contoh : Lihat iklan2 Facebook sebelah kanan layar anda.. Kebanyakan PORNO)

Namun ada yang lebih mengkhawatirkan lagi, yaitu ketika “Subliminal Message” disinyalir digunakan oleh para pembuat film dan games, baik film maupun games dewasa dan anak-anak, pertanyaannya adalah “Untuk tujuan apa?” atau “Untuk kepentingan siapa?”. Dan lebih mengerikan lagi ternyata kebanyakan “Subliminal Message” yang digunakan oleh pihak-pihak ini justru mempromosikan sex, pornografi dan sejenisnya! Apalagi yang dapat kita simpulkan bahwa “tujuan” mereka tidak lain adalah penyesatan ummat manusia ke jalan setan dan membentuk budaya kerusakan moral yang luar biasa (Program YAHUDI)
Bagaimana Jika Digunakan Oleh Media Massa Baik Elektronik Maupun Cetak?

Kita akan melihat orang-orang yang amat mudah dibentuk opininya oleh media. Dan sesungguhnya ini sudah terjadi!

Coba kita lihat betapa cepatnya satu opini menjadi opini publik padahal kebenaran belum dibuktikan. Misal dalam ‘buruknya’ Gayus. 


Memang dia banyak salah, namun apakah masyarakat tidak berpikir bahwa seorang Gayus tak akan menjadi seorang Gayus jika para penerima suap tidak ada! Lantas mengapa hanya Gayus yang harus buruk sendiri? Mengapa segala berita tindak lanjut tentang oknum-oknum yang terlibat dapat di “lupakan” dari agenda pemberitaan? Atau Bgm Aa Gym diserang seolah2 menjadi Penjahat ketika Berpoligami & Ust. Yusuf Mansyur seakan2an sudah tak mematuhi Pemerintah.. 

Bagi media massa, rumusnya sederhana saja: Bad news is good news! Berita buruk adalah “berita baik” bagi media. Artinya: berita buruk adalah berita yang paling menguntungkan bagi media sebab masyarakat pasti ingin tahu soal itu. Maka jika kini Gayus sudah bukan selebriti berita lagi adalah karena sudah ada Nazarudin yang kabur ke Singapura, sebelumnya ada Malinda Dee soal kartu kredit dan sebelumnya dan sebelumnya.


Semua berakhir demikian saja, tak ada pendidikan sosial yang baik bagi masyarakat. Sebab setiap pelaku kejahatan ramai dibicarakan saat kasusnya heboh pertama kali, lengkap dengan detil-detil yang seringkali masih dugaan-dugaan.

Ketika digunakan sebagai senjata utama di bidang periklanan, maka masyarakat yang memang sudah menjadi materialis semakin gila materi. Sebab benda-benda di iklankan dengan ‘sihir modern’ secara diam-diam.


Dapatkah anda bayangkan bahwa kepala anda dipenuhi berbagai keinginan kuat yang tak dapat anda jelaskan darimana, misalnya ingin belanja ini dan itu tanpa berpikir kesanggupan membayar tagihan kreditnya?

Budaya konsumerisme saat ini, dimana banyak sekali jenis barang maupun penjualnya, dimana orang (khususnya Amerika sebagai negara contoh) sudah menghamba pada kartu kredit dan meskipun Amerika baru saja mengalami kebangkrutan gara-gara bubble economy, namun masih saja kita dapati banyak orang yang membeli barang-barang yang tidak ia butuhkan. Ya, Amerika baru saja mengalami gelombang kejut ekonomi akibat menggelembungnya tagihan kartu kredit masyarakat yang tak terbayarkan.
Timbulnya istilah shopaholic yaitu kegilaan belanja adalah salah satu bentuk sebab akibatnya. Karena isi kepala yang kosong iman, ada manusia-manusia yang terjebak dalam kegilaan terhadap materi sampai benar-benar dapat dikatagorikan kelainan jiwa.

Pemenangnya Hanyalah Masyarakat Yahudi Minoritas Yang Menguasai Perbankan dan Perkreditan Ribawi.

Periklanan lagi-lagi juga menggunakan dorongan nafsu seks sebagai ujung tombaknya. Coba anda perhatikan berapa banyak iklan yang menggunakan wanita seksi sebagi bintangnya padahal barang yang diiklankan sama sekali bukan minat wanita? Iklan oli mesin, aki mobil, iklan deodoran pria dan sebagainya. Mudah saja alasannya, yaitu karena sasaran iklan adalah kaum pria.

Selain akan meledaknya kegilaan belanja dan meledaknya balon ekonomi kartu kredit, maka di bidang politik, masyarakat pemilih jelas-jelas akan memilih pemimpin yang jauh dari kebaikan. 


Pemimpin baik mana yang dalam rangka memenangkan dirinya justru menggunakan kebohongan, penipuan dan pengendalian pikiran? Dapat kita pastikan bahwa pemenang pemilu hanyalah mereka yang punya uang paling banyak yang sanggup membayar para programer mind control yang paling trampil.

Setiap hari koran media elektronik dan cetak sibuk memberitakan para birokrat koruptor dari berbagai kalangan. Anggota legislatif, eksekutif dan yudikatif, semua sudah kena. Ya, para ‘komandan barisan demokrasi’ ini sudah menjadi pemangsa rakyat yang katanya ‘berkuasa’ (demokrasi=demos-cratein=kekuasaan di tangan rakyat).

Rakyat hanyalah robot-robot yang dibohongi dengan janji-janji pemilu dan ditambah lagi dengan sihir-sihir modern dari teknologi mind controlling.

Jadi? Akankah ini bermanfaat untuk ummat manusia? Bagaimana rakyat (yang katanya berkuasa atas nama demokrasi itu) akan dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhannya? Sebaliknya, setiap politisi yang maju sebenarnya menghendaki rakyat –lah yang akan menjadi robot-robot penghamba dirinya dan akan memenuhi segala syahwat si politisi atau kelompoknya. Sebenarnya, si politisi sendiri awalnya adalah korban mind controlling yang telah membentuk dirinya menjadi gila kekuasaan dan gila materi.

Dengan teknik ini, para penganjur kebatilan, kerusakan, pembangkangan, penyembah setan (YAHUDI) serasa mendapatkan senjata ampuh. Dan tentu saja semuanya adalah bagian dari Sistem Dajjal yang memang dipersembahkan dan dipersiapkan untuk menyambut sang oknum Dajjal.

Wallahu A'lam Bissawab

Sumber : eramuslim.com
Contoh Video : http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=6yhX9OMmrsA
------------------------------------------------------------
Like ✔ Share (Amal Jariah) ✔ Tag ✔ Comment ✔

Wassalam

Sunnah Poster

Muda Foya-foya, Mati Masuk Sorga?




Bismillaahirrahmaanirrahiim, Buka Hati, Fikiran & Bacalah,

Waktu muda, kata sebagian orang adalah waktu untuk hidup foya-foya, masa untuk bersenang-senang. Sebagian mereka mengatakan, “Kecil dimanja, muda foya-foya, tua kaya raya, dan mati masuk surga.” Inilah guyonan sebagian pemuda. Bagaimana mungkin waktu muda foya-foya, tanpa amalan sholeh, lalu mati bisa masuk surga[?] Sungguh hal ini dapat kita katakan sangatlah mustahil. Untuk masuk surga pastilah ada sebab dan tidak mungkin hanya dengan foya-foya seperti itu. 

Semoga melalui risalah ini dapat membuat para pemuda sadar, sehingga mereka dapat memanfaatkan waktu mudanya dengan sebaik-baiknya. Hanya pada Allah-lah tempat kami bersandar dan berserah diri.

Wahai Pemuda, Hidup Di Dunia Hanyalah Sementara

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menasehati seorang sahabat yang tatkala itu berusia muda (berumur sekitar 12 tahun) yaitu Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma. (Syarh Al Arba’in An Nawawiyah Syaikh Sholeh Alu Syaikh, 294). Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam memegang pundaknya lalu bersabda,

كُنْ فِي الدُّنْيَا كَأَنَّكَ غَرِيْبٌ , أَوْ عَابِرُ سَبِيْلٍ

“Hiduplah engkau di dunia ini seakan-akan sebagai orang asing atau pengembara.” (HR. Bukhari no. 6416)

Lihatlah nasehat yang sangat bagus sekali dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada sahabat yang masih berusia belia.

Ath Thibiy mengatakan, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memisalkan orang yang hidup di dunia ini dengan orang asing (al ghorib) yang tidak memiliki tempat berbaring dan tempat tinggal. Kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan lebih lagi yaitu memisalkan dengan pengembara. Orang asing dapat tinggal di negeri asing. Hal ini berbeda dengan seorang pengembara yang bermaksud menuju negeri yang jauh, di kanan kirinya terdapat lembah-lembah, akan ditemui tempat yang membinasakan, dia akan melewati padang pasir yang menyengsarakan dan juga terdapat perampok. Orang seperti ini tidaklah tinggal kecuali hanya sebentar sekali, sekejap mata.” (Dinukil dari Fathul Bariy, 18/224)
Negeri asing dan tempat pengembaraan yang dimaksudkan dalam hadits ini adalah dunia dan negeri tujuannya adalah akhirat. Jadi, hadits ini mengingatkan kita dengan kematian sehingga kita jangan berpanjang angan-angan. Hadits ini juga mengingatkan kita supaya mempersiapkan diri untuk negeri akhirat dengan amal sholeh. (Lihat Fathul Qowil Matin)

Dalam hadits lainnya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَا لِى وَمَا لِلدُّنْيَا مَا أَنَا فِى الدُّنْيَا إِلاَّ كَرَاكِبٍ اسْتَظَلَّ تَحْتَ شَجَرَةٍ ثُمَّ رَاحَ وَتَرَكَهَا

“Apa peduliku dengan dunia?! Tidaklah aku tinggal di dunia melainkan seperti musafir yang berteduh di bawah pohon dan beristirahat, lalu musafir tersebut meninggalkannya.” (HR. Tirmidzi no. 2551. Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani dalam Shohih wa Dho’if Sunan At Tirmidzi)


‘Ali bin Abi Tholib radhiyallahu ‘anhu juga memberi petuah kepada kita,

ارْتَحَلَتِ الدُّنْيَا مُدْبِرَةً ، وَارْتَحَلَتِ الآخِرَةُ مُقْبِلَةً ، وَلِكُلِّ وَاحِدَةٍ مِنْهُمَا بَنُونَ ، فَكُونُوا مِنْ أَبْنَاءِ الآخِرَةِ ، وَلاَ تَكُونُوا مِنْ أَبْنَاءِ الدُّنْيَا ، فَإِنَّ الْيَوْمَ عَمَلٌ وَلاَ حِسَابَ ، وَغَدًا حِسَابٌ وَلاَ عَمَلَ

“Dunia itu akan pergi menjauh. Sedangkan akhirat akan mendekat. Dunia dan akhirat tesebut memiliki anak. Jadilah anak-anak akhirat dan janganlah kalian menjadi anak dunia. Hari ini (di dunia) adalah hari beramal dan bukanlah hari perhitungan (hisab), sedangkan besok (di akhirat) adalah hari perhitungan (hisab) dan bukanlah hari beramal.” (HR. Bukhari secara mu’allaq –tanpa sanad-)

Manfaatkanlah Waktu Muda, Sebelum Datang Waktu Tuamu

Lakukanlah lima hal sebelum terwujud lima hal yang lain. Dari Ibnu ‘Abbas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

اِغْتَنِمْ خَمْسًا قَبْلَ خَمْسٍ : شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ وَ صِحَّتَكَ قَبْلَ سَقَمِكَ وَ غِنَاكَ قَبْلَ فَقْرِكَ وَ فَرَاغَكَ قَبْلَ شَغْلِكَ وَ حَيَاتَكَ قَبْلَ مَوْتِكَ

“Manfaatkan lima perkara sebelum lima perkara : [1] Waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu, [2] Waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu, [3] Masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu, [4] Masa luangmu sebelum datang masa sibukmu, [5] Hidupmu sebelum datang kematianmu.” (HR. Al Hakim dalam Al Mustadroknya, dikatakan oleh Adz Dzahabiy dalam At Talkhish berdasarkan syarat Bukhari-Muslim. Hadits ini dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani dalam Al Jami’ Ash Shogir)


Waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu, maksudnya: “Lakukanlah ketaatan ketika dalam kondisi kuat untuk beramal (yaitu di waktu muda), sebelum datang masa tua renta.”

Waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu, maksudnya: “Beramallah di waktu sehat, sebelum datang waktu yang menghalangi untuk beramal seperti di waktu sakit.”

Masa luangmu sebelum datang masa sibukmu, maksudnya: “Manfaatkanlah kesempatan (waktu luangmu) di dunia ini sebelum datang waktu sibukmu di akhirat nanti. Dan awal kehidupan akhirat adalah di alam kubur.”

Masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu, maksudnya: ”Bersedekahlah dengan kelebihan hartamu sebelum datang bencana yang dapat merusak harta tersebut, sehingga akhirnya engkau menjadi fakir di dunia maupun akhirat.”

Hidupmu sebelum datang kematianmu, maksudnya: “Lakukanlah sesuatu yang manfaat untuk kehidupan sesudah matimu, karena siapa pun yang mati, maka akan terputus amalannya.”

Al Munawi mengatakan,

فَهِذِهِ الخَمْسَةُ لَا يَعْرِفُ قَدْرَهَا إِلاَّ بَعْدَ زَوَالِهَا

“Lima hal ini (waktu muda, masa sehat masa luang, masa kaya dan waktu ketika hidup) barulah seseorang betul-betul mengetahui nilainya setelah kelima hal tersebut hilang.” (At Taisir Bi Syarh Al Jami’ Ash Shogir, 1/356)

Benarlah kata Al Munawi. Seseorang baru ingat kalau dia diberi nikmat sehat, ketika dia merasakan sakit. Dia baru ingat diberi kekayaan, setelah jatuh miskin. Dan dia baru ingat memiliki waktu semangat untuk beramal di masa muda, setelah dia nanti berada di usia senja yang sulit beramal. Penyesalan tidak ada gunanya jika seseorang hanya melewati masa tersebut dengan sia-sia.

Orang yang Beramal Di Waktu Muda Akan Bermanfaat Untuk Waktu Tuanya

Dalam surat At Tiin, Allah telah bersumpah dengan tiga tempat diutusnya para Nabi ‘Ulul Azmi yaitu [1] Baitul Maqdis yang terdapat buah tin dan zaitun –tempat diutusnya Nabi ‘Isa ‘alaihis salam-, [2] Bukit Sinai yaitu tempat Allah berbicara langsung dengan Nabi Musa ‘alaihis salam, [3] Negeri Mekah yang aman, tempat diutus Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Setelah bersumpah dengan tiga tempat tersebut, Allah Ta’ala pun berfirman,

لَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنْسَانَ فِي أَحْسَنِ تَقْوِيمٍ (4) ثُمَّ رَدَدْنَاهُ أَسْفَلَ سَافِلِينَ (5) إِلَّا الَّذِينَ آَمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ فَلَهُمْ أَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُونٍ

“Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh; maka bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya.” (QS. At Tiin [95] : 4-6)

Maksud ayat “Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya” ada empat pendapat. Di antara pendapat tersebut adalah “Kami telah menciptakan manusia dengan sebaik-baiknya sebagaimana di waktu muda yaitu masa kuat dan semangat untuk beramal.” Pendapat ini dipilh oleh ‘Ikrimah.

Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya”. Menurut Ibnu ‘Abbas, ‘Ikrimah, Ibrahim dan Qotadah, juga Adh Dhohak, yang dimaksudkan dengan bagian ayat ini adalah “dikembalikan ke masa tua renta setelah berada di usia muda, atau dikembalikan di masa-masa tidak semangat untuk beramal setelah sebelumnya berada di masa semangat untuk beramal”. Masa tua adalah masa tidak semangat untuk beramal. Seseorang akan melewati masa kecil, masa muda, dan masa tua. Masa kecil dan masa tua adalah masa sulit untuk beramal, berbeda dengan masa muda.

An Nakho’i mengatakan, “Jika seorang mukmin berada di usia senja dan pada saat itu sangat sulit untuk beramal, maka akan dicatat untuknya pahala sebagaimana amal yang dulu dilakukan pada saat muda. Inilah yang dimaksudkan dengan firman Allah (yang artinya): bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya.”

Ibnu Qutaibah mengatakan, “Makna firman Allah (yang artinya), “Kecuali orang-orang yang beriman” adalah kecuali orang-orang yang beriman di waktu mudanya, di saat kondisi fit (semangat) untuk beramal, maka mereka di waktu tuanya nanti tidaklah berkurang amalan mereka, walaupun mereka tidak mampu melakukan amalan ketaatan di saat usia senja. Karena Allah Ta’ala Maha Mengetahui, seandainya mereka masih diberi kekuatan beramal sebagaimana waktu mudanya, mereka tidak akan berhenti untuk beramal kebaikan. Maka orang yang gemar beramal di waktu mudanya, (di saat tua renta), dia akan diberi ganjaran sebagaimana di waktu mudanya.” (Lihat Zaadul Maysir, 9/172-174)

Begitu juga kita dapat melihat pada surat Ar Ruum ayat 54.

اللَّهُ الَّذِي خَلَقَكُم مِّن ضَعْفٍ ثُمَّ جَعَلَ مِن بَعْدِ ضَعْفٍ قُوَّةً ثُمَّ جَعَلَ مِن بَعْدِ قُوَّةٍ ضَعْفاً وَشَيْبَةً يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ وَهُوَ الْعَلِيمُ الْقَدِيرُ

“Allah, Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.” (QS. Ar Ruum: 54)

Ibnu Katsir mengatakan, “(Dalam ayat ini), Allah Ta’ala menceritakan mengenai fase kehidupan, tahap demi tahap. Awalnya adalah dari tanah, lalu berpindah ke fase nutfah, beralih ke fase ‘alaqoh (segumpal darah), lalu ke fase mudh-goh (segumpal daging), lalu berubah menjadi tulang yang dibalut daging. Setelah itu ditiupkanlah ruh, kemudian dia keluar dari perut ibunya dalam keadaan lemah, kecil dan tidak begitu kuat. Kemudian si mungil tadi berkembang perlahan-lahan hingga menjadi seorang bocah kecil.

 Lalu berkembang lagi menjadi seorang pemuda, remaja. Inilah fase kekuatan setelah sebelumnya berada dalam keadaan lemah. Lalu setelah itu, dia menginjak fase dewasa (usia 30-50 tahun). 

Setelah itu dia akan melewati fase usia senja, dalam keadaan penuh uban. Inilah fase lemah setelah sebelumnya berada pada fase kuat. Pada fase inilah berkurangnya semangat dan kekuatan. Juga pada fase ini berkurang sifat lahiriyah maupun batin. Oleh karena itu, Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan beruban”.” (Tafsir Al Qur’an Al Azhim pada surat Ar Ruum ayat 54)

Jadi, usia muda adalah masa fit (semangat) untuk beramal. Oleh karena itu, manfaatkanlah dengan sebaik-baiknya. Janganlah disia-siakan.

Jika engkau masih berada di usia muda, maka janganlah katakan: jika berusia tua, baru aku akan beramal.

Daud Ath Tho’i mengatakan,

إنما الليل والنهار مراحل ينزلها الناس مرحلة مرحلة حتى ينتهي ذلك بهم إلى آخر سفرهم ، فإن استطعت أن تـُـقدِّم في كل مرحلة زاداً لما بين يديها فافعل ، فإن انقطاع السفر عن قريب ما هو ، والأمر أعجل من ذلك ، فتزوّد لسفرك ، واقض ما أنت قاض من أمرك ، فكأنك بالأمر قد بَغَـتـَـك

“Sesungguhnya malam dan siang adalah tempat persinggahan manusia sampai dia berada pada akhir perjalanannya. Jika engkau mampu menyediakan bekal di setiap tempat persinggahanmu, maka lakukanlah. Berakhirnya safar boleh jadi dalam waktu dekat. Namun, perkara akhirat lebih segera daripada itu. Persiapkanlah perjalananmu (menuju negeri akhirat). Lakukanlah apa yang ingin kau lakukan. Tetapi ingat, kematian itu datangnya tiba-tiba.” (Kam Madho Min ‘Umrika?, Syaikh Abdurrahman As Suhaim)

Semoga maksud kami dalam tulisan ini sama dengan perkataan Nabi Syu’aib,

إِنْ أُرِيدُ إِلَّا الْإِصْلَاحَ مَا اسْتَطَعْتُ وَمَا تَوْفِيقِي إِلَّا بِاللَّهِ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَإِلَيْهِ أُنِيبُ

Aku tidak bermaksud kecuali (mendatangkan) perbaikan selama aku masih berkesanggupan. Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepada Allah aku bertawakkal dan hanya kepada-Nya-lah aku kembali.” (QS. Hud [11] : 88)
Semoga Allah memperbaiki keadaan segenap pemuda yang membaca risalah ini. Semoga Allah memberi taufik dan hidayah kepada mereka ke jalan yang lurus.

Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat. Wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala wa alihi wa shohbihi wa sallam. [Muhammad Abduh Tuasikal]

Sumber : muslim.or.id

Wassalam

Sunnah Poster

BERDO'A' & MASIH PUSING BLM ADA TANDA2 DIKABULKAN?? CEK DULU DEH....



Kalau mau dihitung, mungkin setiap manusia sdh ribuan yak do'anya.. bahkan mungkin ratusan ribu..  Tapi apakah semua dikabulkan? 

Allah Ta’ala berfirman yang artinya, “Berdoalah kepada-Ku, pasti akan Aku kabulkan” (QS. Al-Mu’min : 60). 

Dari Firman Allah tsb seharusnya do'a kita diterima tp kenapa ya??

Mau tau kenapa?? Do'a tidak dikabulkan kerana hati kita telah buta (mati).” Ada sepuluh perkara penyebabnya, yaitu :

1. Kamu mengetahui hak Allah SWT tetapi kamu tidak menunaikan hak-Nya.

2. Kamu membaca al-Quran tetapi kamu tidak berusaha beramal dengannya.

3. Kamu sangka kamu cintakan Rasulullah ﷺ tetapi kamu tinggalkan sunnahnya.

4. Kamu mengecapi nikmat Allah SWT tetapi kamu tidak bersyukur kepada-Nya.

5. Kamu mengaku syaitan itu musuh kamu tetapi kamu tidak menentangnya.

6. Kamu mengaku adanya syurga tetapi kamu tidak beramal untuknya.

7. Kamu mengaku neraka itu benar tetapi kamu tidak menghindari darinya.

8. Kamu mengaku mati itu benar tetapi kamu tidak bersedia untuknya.

9. Kamu sibuk mencari dan memikirkan kesalahan dan keburukan orang lain, tetapi kamu lupakan keaiban kamu sendiri.

10. Kamu kebumikan jenazah saudaramu tetapi kamu tidak mengambil iktibar daripadanya.

Selanjutnya??? Pilihan di diri kita.. Mau Mematikan Hati atau menghidupkannya kembali..

Wallahu A'lam

Wassalam

Sunnah Poster

Berapa Pahala Shalat Yang Kita Dapat?



Seseorang dalam shalat lima waktunya seringkali mendapatkan kekurangan di sana-sini sebagaimana diisyaratkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

إِنَّ الرَّجُلَ لَيَنْصَرِفُ وَمَا كُتِبَ لَهُ إِلاَّ عُشْرُ صَلاَتِهِ تُسْعُهَا ثُمُنُهَا سُبُعُهَا سُدُسُهَا خُمُسُهَا رُبُعُهَا ثُلُثُهَا نِصْفُهَا

“Sesungguhnya seseorang ketika selesai dari shalatnya hanya tercatat baginya sepersepuluh, sepersembilan, seperdelapan, sepertujuh, seperenam, seperlima, seperempat, sepertiga, separuh dari shalatnya.”[HR. Abu Daud no. 796 dan Ahmad (4/321), dari ‘Ammar bin Yasir. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan.]

Untuk menutup kekurangan ini, disyari’atkanlah shalat sunnah. Shalat sunnah rawatib adalah shalat sunnah yang mengiringi shalat lima waktu. Shalat sunnah rawatib yang dikerjakan sebelum shalat wajib disebut shalat sunnah qobliyah. Sedangkan sesudah shalat wajib disebut shalat sunnah ba’diyah.

sebagaimana diisyaratkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

إِنَّ الرَّجُلَ لَيَنْصَرِفُ وَمَا كُتِبَ لَهُ إِلاَّ عُشْرُ صَلاَتِهِ تُسْعُهَا ثُمُنُهَا سُبُعُهَا سُدُسُهَا خُمُسُهَا رُبُعُهَا ثُلُثُهَا نِصْفُهَا

“Sesungguhnya seseorang ketika selesai dari shalatnya hanya tercatat baginya sepersepuluh, sepersembilan, seperdelapan, sepertujuh, seperenam, seperlima, seperempat, sepertiga, separuh dari shalatnya.”

Untuk menutup kekurangan ini, disyari’atkanlah shalat sunnah yaitu shalat sunnah dua belas raka’at dalam sehari dijelaskan dalam riwayat At Tirmidzi, dari ‘Aisyah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Barangsiapa merutinkan shalat sunnah dua belas raka’at dalam sehari, maka Allah akan membangunkan bagi dia sebuah rumah di surga. Dua belas raka’at tersebut adalah empat raka’at sebelum zhuhur, dua raka’at sesudah zhuhur, dua raka’at sesudah maghrib, dua raka’at sesudah ‘Isya, dan dua raka’at sebelum shubuh.” 

Hadits di atas menunjukkan dianjurkannya merutinkan shalat sunnah rawatib sebanyak 12 raka’at setiap harinya & Pasti semua mau syurgaNya Allah?? Bukan Begitu????

Dua belas raka’at rawatib yang dianjurkan untuk dijaga adalah: [1] empat raka’at[8] sebelum Zhuhur, [2] dua raka’at sesudah Zhuhur, [3] dua raka’at sesudah Maghrib, [4] dua raka’at sesudah ‘Isya’, [5] dua raka’at sebelum Shubuh.

Penjelasan Lengkapnya dii : http://sunnahposter.com/syari/berapa-pahala-shalat-yang-kita-dapat.html

Wallahu A'lam Bishshawab

Wasalam

Via Sunnah Poster 

Tangis Rasulullah Sallallahu A’laihi Wasallam di Malam Perang Badar


Jibril telah datang kepada Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam dan berkata kepada beliau,”Dengan apa kalian menyebut orang-orang yang berjuang di perang Badar ini?” Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam menjawab, “Mereka adalah orang muslim terbaik.” Maka, Jibril berkata, “Begitu pula dengan malaikat yang ikut serta dalam perang Badar ini. Mereka termasuk muslim terbaik.”

DETIK-detik Perang Badar. Diketahui jumlah kekuatan kaum muslimin saat perang tersebut hanya sekitar 313 sampai 317 orang. Mereka terdiri dari kaum Muhajirin 82 atau 86 orang, Bani Aus 61 orang, dan kalangan Khazraj 170 orang. Mereka berja­lan dengan hanya membawa 2 kuda dan 70 unta. Maka, setiap dua orang atau tiga saling bergantian dalam mengendarai satu unta.

Sangat berbeda jauh dengan jumlah yang di miliki oleh kaum kafir Qurais, Jumlah mereka mencapai 1.300 orang. Mereka membawa 100 tentara berkuda, 600 tentara berbaju besi, dan sejumlah unta yang sangat banyak jumlahnya. Pasukan bangsa Quraisy ini dipimpin oleh Abu Jahal.

Sa’ad ibn Muadz-pembawa bendera Anshar-pun saat itu angkat suara. Maka, ia pun segera bangkit dan berkata, “Demi Allah, Kami telah beriman kepadamu, sehingga kami akan selalu membenarkanmu. Dan kami bersaksi bahwa ajaran yang engkau bawa adalah benar.

Karena itu, kami berjanji untuk selalu mentaati dan mendengarkan perintahmu. Berangkatlah wahai Rasululah Shalallahu ‘alaihi wasallam, jika itu yang engkau kehendaki. Demi Dzat yang telah mengutusmu dengan nilai-nilai kebenaran, seandainya engkau membawa kami ke laut itu, kemudian engkau benar-benar mengarunginya, niscaya kami pun akan mengikutimu.

“Sungguh, tidak akan ada satu pun tentara kami yang akan tertinggal dan kami tidak takut sedikit pun kalau memang engkau memper­temukan kami dengan musuh-musuh kami esok hari.

Sesungguhnya, kami adalah orang-orang yang terbiasa hidup dalam peperangan dan melakukan pertempuran. Semoga Allah memperlihatkan kepadamu berbagai hal dari kami yang dapat memberikan kebahagiaan bagimu. Maka, marilah kita berjalan menuju berkah Allah.”

Ibnu Katsir rahimahullah menggambarkan keadaan Nabi saw pada malam perang badar. “Pada waktu malam perang badar , Rasulullah saw melakukan shalat di dekat sebatang pohon. Dalam sujudnya beliau memperbanyak, ‘Ya Hayuu, Ya Qayum.

Beliau mengulang-ngulangi ucapan itu , dan menekuni sholat tahajud sambil menangis dan berdoa terus menerus sampai pagi, dalam doanya Beliau berkata; ‘Ya Allah aku mengingatkan-Mu akan janji-Mu, Ya Allah jangan Engkau meninggalkanku, Ya Allah jangan Engkau membiarkanku, Ya Allah jangan Engkau menyianyiakanku. Ya Allah ini adalah orang Qurais, mereka telah datang dengan kesombongan mereka. Mereka telah menentang dan menuduh bohong utusan-Mu. Ya Allah mana pertolongan-Mu yang Engkau janjikan.’ Beliau berdoa hingga jubahnya terjatuh.

“Datanglah Abu Bakar sahabat yang selalu menemaninya dikala suka dan duka, Sahabat yang menemani Rasulullah ketika di kejar bala tentara musuh di gua Tsur. Sahabat yang memiliki hati yang begitu lembut, dengan air mata yang menetes ia mengambil jubah Rasulullah saw yang terjatuh kemudian mengembalikan ke pundaknya dan Beliau mengikuti di belakang Rasulullah saw.

 Dia berkata, “Wahai Nabi Allah cukup bagimu mengingatkan Tuhanmu akan janji-Nya. Karena Ia akan memberikan kepadamu apa yang Ia janjikan. Maka Allah swt menurunkan firman-Nya,” Agar Allah swt menetapkan yang hak ( Islam ) dan membatalkan yang batil ( syirik ) walaupun orang-orang yang berdosa itu tidak menyukainya.” ( QS; Al-Anfal : 9 ). Allah pun menolongnya dengan mengirim malaikat-Nya dalam perang Badar.” [harapan diri]



Minggu, 29 September 2013

Road to Golden Indonesia 2020 - Saatnya Indonesia Bangkit!

Saatnya Indonesia Bangkit!


Akhir-akhir ini, Indonesia seringkali dilanda berbagai permasalahan pelik di berbagai sektor kehidupan.  Mulai dari kesejahteraan rakyat, kesehatan, sampai masalah moral. Berbagai bencana alam menghampiri Indonesia, seperti tsunami di Aceh tahun 2006, gempa bumi di Jogja tahun 2007, lumpur lapindo, banjir tahunan, dan tanah longsor di Ciwidey tahun 2010. Ditambah lagi bencana kemanusiaan seperti kemiskinan, kelaparan, kebodohan, tindakan kriminal, dan lainnya.

Masalah korupsi yang melanda pemerintahan Indonesia juga tak kunjung selesai. Keadilan sosial yang belum benar-benar adil, tujuan nasional yang belum bisa tercapai, serta kesejahteraan sosial yang semakin timpang, semuanya dimiliki oleh Indonesia. Penurunan moral generasi muda karena pengaruh budaya barat menjadi hal yang sangat dikhawatirkan mengingat peranan pemuda sebagai generasi penerus dan pelurus Bangsa Indonesia.

Pembaca yang budiman, sesungguhnya ada hikmah di balik seluruh permasalahan yang dialami Bangsa Indonesia. Sesungguhnya semua permasalahan itu datangnya dari Allah, mungkin Allah ingin rakyat Indonesia kembali mengingat dan menggemakan asma-Nya, setelah sekian lama terlena oleh kefanaan dunia. 

Mungkin semua bencana yang melanda Indonesia merupakan salah satu bentuk kasih sayang Allah kepada kita semua. Bencana dapat merupakan ujian bagi orang beriman, peringatan bagi orang yang keimanannya naik-turun seperti gelombang, namun dapat juga berupa azab bagi orang tak beriman.

Sekarang mari kita ambil pelajaran tentang sebuah per. Sebuah per yang diletakkan tegak di atas sebuah meja. Kita ketahui bahwa ketika per ditekan atau diberi gaya hingga per tersebut merapat, jika tekanan tersebut dilepaskan, gaya pegas per akan mengakibatkan per melompat ke atas. Lompatan per akan berbanding lurus dengan tekanan yang diberikan. Jadi, makin besar tekanannya, lompatan per akan semakin tinggi. Kita analogikan Indonesia sebagai sebuah per dan berbagai masalah dan bencana yang melanda Indonesia sebagai tekanan. Makin besar masalah dan bencana yang Indonesia hadapi, ketahuilah saudaraku, suatu saat Indonesia akan melompat begitu tinggi bagaikan sebuah per yang ditekan begitu keras. Indonesia akan melompat, menjadi INDONESIA EMAS 2020.

INDONESIA EMAS 2020 merupakan visi besar yang diemban oleh para Ksatria ESQ 165 dan seluruh rakyat Indonesia pada umumnya. Indonesia emas mengisyaratkan kesuksesan menyelesaikan masalah pada berbagai aspek kehidupan. Indonesia yang bangkit dari segala ketertinggalan, melesat jauh melebihi negara lain. Indonesia emas memiliki kepribadian bangsa yang unggul, berdasarkan penerapan syariat islam secara menyeluruh.

Indonesia emas memiliki pancaran cahaya yang akan menerangi dunia dengan keindahan islam dan keunikan khas Indonesia. Indonesia emas akan menjadi pusat peradaban dunia dan sebagai panutan bagi negara lain. Masyarakat yang hidup penuh dengan kerukunan dan keharmonisan, tak ada lagi bencana kemanusiaan yang melanda. Islam dan Indonesia akan Berjaya, kembali memimpin dunia di abad ke-21 ini, setelah islam seakan tertidur selama 7 abad. Islam pernah mengalami masa kegemilangan di Eropa dari abad ketujuh sampai abad keempatbelas. Dan saat ini islam akan kembali berjaya, di Indonesia!

Wahai saudaraku yang dicintai Allah, apakah engkau yakin dengan terwujudnya Indonesia Emas 2020? Apakah engkau yakin Kejayaan Islam akan dimulai di Indonesia? Wahai para Ksatria_165, perhatikanlah firman Allah pada surat Al-Isyirah ayat 6 yang artinya, “Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” Yakinlah wahai saudaraku, bahwa di balik segala kesulitan itu pasti ada kemudahan. Di balik semua bencana di Indonesia, pasti akan datang suatu masa ketika Indonesia bangkit, Islam berjaya, Indonesia Emas 2020!



Q.S. An-Nashr (Pertolongan)

“Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan,  dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong, maka bertasbihlah dengan memuji Tuhan-mu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima Taubat.”



ALLAAHU AKBAR !!!

INDONESIA EMAS AKAN TERWUJUD 10 TAHUN LAGI !!!




Ada Apa dengan Indonesia ?
Sebenarnya Indonesia adalah bangsa yang sangat kaya loh. Nggak percaya? Dari dulu hasil pertambangan di Indonesia alhamdulillaah belum habis juga. Di perut Indonesia ada pegunungan emas, tembaga, besi, aluminium, dll. Di bawah lautan Indonesia masih terdapat lautan minyak bumi. Di atas tanahnya terbentang daratan yang subur, bahkan tongkat, kayu, dan batu pun bisa jadi tanaman. Hasil pertanian dan perkebunan, seperti padi, teh, kopi, karet, dll begitu melimpah.

Begitu juga hasil peternakannya, ada ayam, sapi, kambing, domba, ikan, banyak deh. Belum lagi kekayaan yang terdapat di laut. Milyaran jenis ikan, udang, kepiting, mutiara, dsb. Masih kurang? Indonesia memiliki wilayah hutan tropis yang sangat luas. Ditambah dengan curah hujan yang tinggi, membuat Indonesia menjadi kebun binatang dan cagar alam raksasa. Gimana nggak, berbagai macam flora dan fauna terdapat di Indonesia. Subhanallaah, ini semua adalah anugerah dari Allah.

Bangsa Indonesia memiliki kualitas sumber daya manusia yang unggul. Gimana nggak? Uda banyak anak bangsa yang jadi juara kompetisi internasional. Institusi pendidikan yang berkualitas tinggi serta bertaraf internasional pun ada banyak di Indonesia. Dari tingkat sekolah dasar sampai tingkat perguruan tinggi. Indonesia juga memiliki berbagai objek wisata yang indah, Pulau Bali, Taman Laut Bunaken, Gunung Tangkuban Perahu, dan lain-lain.

Zaman dahulu, para penjajah rela datang jauh-jauh hanya untuk mengambil kekayaan alam Indonesia. Rempah-rempah,bahan tambang, dan lain-lain. Tapi apa imbasnya untuk rakyat Indonesia? Rakyat Indonesia mengalami penderitaan yang luar biasa parahnya. 350 tahun Indonesia dijajah. Bayangkan!! Betapa sengsaranya para pendahulu kita.

Walaupun rakyat hanya bermodalkan tombak dan panah, peralatan perang penjajah jauh lebih modern pastinya, rakyat bisa mengusir penjajah dari muka bumi Indonesia. Dengan semangat pantang menyerah dan keyakinan yang kuat, akhirnya Indonesia terlepas dari masa penjajahan. Aku sangat bangga dengan pahlawan Indonesia.

Sekarang, Indonesia telah merdeka lebih dari 65 tahun. Namun, mengapa kondisi Indonesia semakin menyedihkan? Kemsikinan dan pengangguran merajalela. Sejauh mata memandang, rakyat miskin terdapat di mana-mana. Di kolong jembatan kota-kota besar, di tepi sungai yang airnya menghitam dan bau, sungguh rentan terhadap berbagai penyakit.

Hampir di setiap lampu merah ditemui penengadah tangan dan pengamen jalanan. Tak jarang dari mereka adalah anak-anak kecil yang seharusnya memiliki masa yang membahagiakan. Tak jarang pula terlihat seorang ibu bersama anak-anaknya yang masih kecil menyusuri setiap kendaraan yang berhenti, berharap menemui orang yang bermurah hati berbagi rezeki.

Selain kemiskinan, masalah lingkungan pun cukup memprihatinkan. Sampah telah menjadi hiasan di sungai dan berbagai saluran air lainnya. Air sungai menghitam, aromanya sungguh tidak sedap. Di samping itu, kebakaran dan pembalakan hutan secara liar tentunya mengurangi ruang tempat tinggal flora dan fauna di Indonesia. 

Akibatnya, populasi hewan di alam semakin berkurang. Lahan pertanian dibangun perumahan, daerah industri, mall, dll. Daerah resapan air semakin berkurang. Suhu Bumi semakin panas akibat bertambahnya gas CO2 buangan kendaraan bermotor dan asap pabrik. Jumlah kendaraan bermotor meledak hebat. Lalu lintas semakin macet, banyak yang melanggar peraturan lalu lintas pula. Huuuhft …

Masalahnya gak berhenti di situ aja. Kesehatan pun perlu disoroti. Banyak rakyat kurang mampu sulit mendapat pelayanan kesehatan yang baik. Dan kemiskinan membuat mereka susah untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak. Sulit untuk mengenyam pendidikan yang seharusnya menjadi hak asasi setiap rakyat Indonesia. Permasalahan sosial seperti pencurian, penculikan, pembunuhan, mutilasi, dll. Masya Allah.

Korupsi. Masalah serius yang dihadapi oleh pemerintahan di Indonesia. Kapan korupsi bisa benar-benar hilang yah? Agar ketimpangan sosial tidak semakin mencolok. Yang kaya makin kaya, dan yang miskin makin miskin.

Ada apa denganmu, Indonesia ku? Apa yang salah denganmu? Aku sungguh mencintaimu. Aku sangat ingin melihatmu bersinar di dunia. Aku yakin suatu saat nanti, Indonesia akan bangkit dari segala masalah, segala keterpurukan. Indonesia akan Berjaya di dunia, menjadi teladan bagi negara-negara lainnya. Yakin!



( 10 tahun menuju INDONESIA EMAS 2020 )

ditulis tahun 2010
sumber : http://andie165.wordpress.com/road-to-indonesia-emas-2020/



we bring islam back @poobizwear

TAKE ME TAARUF - Setiap Sabtu Sore di kompleks pesantren ustad cinta



TAKE ME TAARUF - 
Setiap Sabtu Sore di kompleks pesantren ustad cinta .
Jl. Karangmiri no.13 UH VII RT 21 RW 07 Ponggalan Giwangan Umbulharjo Yogyakarta (0274) 6633118; 085702400108,. Masjid Al Amanah base camp Love Masjid

Keluarga merupakan lembaga sosial pertama yang dikenal dan dekat dengan anak. Peran keluarga dalam proses pendidikan dan pembentukan kepribadian anak sangatlah dominan. Lingkungan keluarga yang kondusif sangat mempengaruhi perkembangan fisik, pribadi, moral, sosial, psikis, spiritual, emosional, dan juga peningkatan kapasitas diri menuju batas-batas kebaikan dan kesempurnaan dalam ukuran kemanusiaan. 

Pada dasarnya manusia itu mempunyai arah potensi yang positif untuk berkembang, akan tetapi aktualisasi potensi tersebut sangat ditentukan oleh pendidikan dalam keluarga, seperti Hadist Rasulullah SAW bahwa:

"Setiap anak dilahirkan atas dasar fitrah. Maka ibu-bapanyalah yang menasranikan atau meyahudikan atau memajusikannya." (H.R. Bukhari Muslim)


Hadist tersebut menyatakan betapa pentingnya pendidikan dalam lingkungan keluarga. Dimana dalam hal ini keluarga berperan untuk membentuk pribadi anaknya ke arah yang lebih baik. Dan salah satu yang wajib diajarkan kepada anak adalah segala hal tentang Al-Qur'an sebagai pedoman hidup manusia.

Take Me taaruf mempersiapkan calon-calon keluarga yang Islami untuk mengembalikan kehidupan Islam . Mempersiapkan Ilmu untuk mengarungi bahtera rumah tangga agar menjadikan keluarga sakinah , mawadah dan warohmah sangatlah penting, semuanya ada ilmunya . Mari bersama melanjutkan tongkat estafet perjuangan Rasulullah saw , visi besar kita adalah We Bring Islam back .

salam ukuwah @poobizwear

DIBUKA KELAS KEPEMIMPINAN YI LEAD 2013

Kelas Kepemimpinan YI-Lead 2013
Kelas Kepemimpinan YI-Lead 2013

Young Islamic Leaders membuka Program Kelas Kepemimpinan Islam, yang akan dimulai hari Minggu tanggal 6 Oktober 2013. Dalam rentang waktu tiga bulan, sampai Desember 2013, peserta program ini akan menjalani pendidikan tentang kepemimpinan Islam setiap dua minggu sekali. Jadwal kelas adalah setiap hari Ahad di minggu pertama dan ketiga bulan tersebut, waktunya dari ba’da Dzuhur sampai Maghrib. Lokasi kelas adalah di AQL Islamic Center Jl. Tebet Utara I no. 40, Tebet, Jakarta Selatan.  Setiap pertemuan akan mencakup dua sesi, dengan total 12 sesi selama tiga bulan.  Adapun biaya pendidikan untuk ke-12 sesi tersebut adalah Rp.350.000,- untuk normal , namun jika mendaftar sebelum 3 Oktober (Early Bird) sebesar Rp.300.000. Setelah menjalani pendidikan selama tiga bulan, maka peserta kelas akan mengikuti kemah outbound di pesantren Ar-Rahman Quranic College di Megamendung, Puncak, di akhir tahun. Biaya pendidikan di atas belum termasuk biaya outbound yang akan berlangsung dua malam tiga hari itu.
Topik-topik yang dibahas dalam kelas ini adalah
  • Peran pemuda dalam kebangkitan Islam,
  • Tantangan dan strategi dakwah pemuda,
  • Persiapan proses kaderisasi kepemimpinan yang berkesinambungan,
  • Gambaran kondisi kepemimpinan nasional,
  • Mengenal tokoh-tokoh pemimpin dunia,
  • Tadabbur ayat-ayat kepemimpinan dalam Al-Quran,
  • Teladan kepemimpinan Rasulullah SAW (dan aplikasinya untuk saat ini),
  • Adab dan akhlaq pemimpin dalam Islam,
  • Sejarah politik Islam,
  • Urgensi sistem politik dan ekonomi Islam di era globalisasi,
  • Komunikasi publik,
  • Kewirausahaan, dan
  • Perang pemikiran serta strategi menghadapinya.
Konsep tertinggi sebuah kepemimpinan adalah terciptanya tatanan masyarakat yang adil dan makmur. Masyarakat yang adil dan makmur tidak akan tercipta kecuali dipimpin oleh pemimpin yang adil. Pemimpin yang adil tidak akan ada kecuali ia yang memenuhi hak Allah yang Maha Adil. Untuk memahami praktik keadilan konteks kekinian dan kedisinian dalam Kepemimpinan Islam, ikuti training ini,” ujar Agastya Harjunadhi, Sekretaris Jenderal YI-Lead menjelaskan pentingnya kehadiran pemimpin umat yang adil.
Untuk kepentingan inilah YI-Lead ingin berkontribusi, menjadi pembuka jalan untuk para pemuda-pemudi Muslim Indonesia meraih ilmu kepemimpinan Islam. Pembicara setiap sesi akan diberitahu lebih lanjut setelah adanya konfirmasi. Kelas ini terbuka untuk ikhwan dan akhwat berusia 18 – 40 tahun. Untuk melihat video teaser YouTube tentang YI-Lead dan program kepemimpinan ini, silakan klik di sini.
Pendaftaran sudah bisa dilakukan sekarang dengan cara sebagai berikut :
  1. Download formnya disini, lalu isi dengan benar atau dapat mengisi melalui link : http://youngislamicleaders.org/ylc2013/
  2. Transfer biaya pendaftaran sebesar Rp. 300000 ( Early Bird sampai 3 Oktober 2013 ) atau Normal sebesar Rp. 350000 ke BRI Syariah No Rekening : 1013305548 an Ario Anandito.
  3. Konfirmasi pembayaran melalui SMS (Nama/Email/No.HP) ke 081219882334 atau kirim bukti transfer ke youngislamicleaders@gmail.com
  4. Mengirim form yang telah diisi dengan benar (abaikan jika sudah mengisi form melalui link diatas) ke youngislamicleaders@gmail.com.
  5. Panitia juga melayani pembayaran tunai serta pendaftaran di kantor YI Lead, AQL Islamic Center, Jln Tebet Utara I/40, Jakarta Selatan
  6. Hubungi contact person 081219882334  jika ada pertanyaan atau info lebih lanjut
Pendaftaran juga bisa dilakukan melalui Twitter kami @pemimpinQu.
(youngislamicleaders.org/Melita)

SYARAT DITERIMANYA TAUBAT | share yuk agar semua muslim tahu



Firman Allah :

وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ 

Dan bertaubatlah kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung. [An Nuur : 31].

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَّصُوحًا

Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya. [At Tahriim : 8]



Adapun syarat diterimanya taubat yaitu :

1. Ikhlas : artinya taubat pelaku dosa harus ikhlas, semata-mata karena Allah, bukan karena lainnya.

Allah berfirman.

إِلَّا الَّذِينَ تَابُوا وَأَصْلَحُوا وَاعْتَصَمُوا بِاللَّهِ وَأَخْلَصُوا دِينَهُمْ لِلَّهِ فَأُولَٰئِكَ مَعَ الْمُؤْمِنِينَ ۖ وَسَوْفَ يُؤْتِ اللَّهُ الْمُؤْمِنِينَ أَجْرًا عَظِيمًا

Kecuali orang-orang yang taubat dan mengadakan perbaikan dan berpegang teguh pada (agama) Allah dan tulus ikhlas (mengerjakan) agama mereka karena Allah. Maka mereka itu adalah bersama-sama orang yang beriman dan kelak Allah akan memberikan kepada orang-orang yang beriman pahala yang besar. [An Nisaa’ : 146]

2. Menyesal : atas dosa yang telah diperbuatnya.
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

النَّدَمُ تَوْبَةٌ رَوَاهُ ابْنُ مَاجَه

Penyesalan adalah taubat.[HR Ibnu Majah, no. 4252 dan Ahmad no. 3568 dan yang lainnya. Hadits ini dishahihkan Al Albani dalam Shahih Al Jaami’ Al Shaghir, no. 6678]

3. Meninggalkan sama-sekali maksiat yang telah dilakukannya.
4. Tidak mengulangi : artinya seorang mslim harus bertekad untuk tidak mengulangi perbuatan dosa tersebut.
5. Istighfar : memohon ampun kepada Allah atas dosa yang dilakukan terhadap hakNya.
6. Memenuhi hak bagi orang yang berhak, atau mereka melepaskan haknya tersebut.
7. Waktu diterimanya taubat itu dilakukan di saat hidupnya sebelum tiba ajalnya. Sabda Nabi Shallallahu'alaihi wasallam :

Dari Abdullah bin Umar -radhiallahu anhuma- dari Nabi -alaihishshalatu wassalam- beliau bersabda:

إِنَّ اللَّهَ يَقْبَلُ تَوْبَةَ الْعَبْدِ مَا لَمْ يُغَرْغِرْ

“Sesungguhnya Allah menerima taubat seorang hamba selama nyawanya belum sampai ke tenggorokan.” (HR. At-Tirmizi no. 1531, Ibnu Majah no. 3407, & dinyatakan shahih oleh Al-Albani dlm Shahih Al-Jami’ no. 1309)

Dan sebelum matahari terbit dari barat

Dari Abu Musa Al-Asy’ari -radhiallahu anhu- dari Nabi -alaihishshalatu wassalam- beliau bersabda:

إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يَبْسُطُ يَدَهُ بِاللَّيْلِ لِيَتُوبَ مُسِيءُ النَّهَارِ وَيَبْسُطُ يَدَهُ بِالنَّهَارِ لِيَتُوبَ مُسِيءُ اللَّيْلِ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ مِنْ مَغْرِبِهَا

“Allah -Azza wa Jalla- akan senantiasa membuka lebar-lebar tangan-Nya pada malam hari utk menerima taubat orang yang berbuat dosa pada siang hari & Allah senantiasa akan membuka tangan-Nya pada siang hari utk menerima taubat orang yang berbuat dosa pada malam hari, & yang demikian terus berlaku hingga matahari terbit dari barat.” (HR. Muslim no. 2760)

Semoga kita dimampukan dan istiqomah dalam bertaubat

Allah berfirman.

فَاسْتَقِمْ كَمَا أُمِرْتَ وَمَن تَابَ مَعَكَ وَلَا تَطْغَوْا ۚ إِنَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ

Maka tetaplah kamu pada jalan yang benar, sebagaimana diperintahkan kepadamu dan (juga) orang yang telah taubat beserta kamu dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. [Huud : 112].

Dan senantiasa selalu mengiringi taubat dengan mengadakan perbaikan. Allah berfirman.

وَإِذَا جَاءَكَ الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِآيَاتِنَا فَقُلْ سَلَامٌ عَلَيْكُمْ ۖ كَتَبَ رَبُّكُمْ عَلَىٰ نَفْسِهِ الرَّحْمَةَ ۖ أَنَّهُ مَنْ عَمِلَ مِنكُمْ سُوءًا بِجَهَالَةٍ ثُمَّ تَابَ مِن بَعْدِهِ وَأَصْلَحَ فَأَنَّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

Apabila orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami itu datang kepadamu, maka katakanlah "Salaamun-alaikum. Rabb-mu telah menetapkan atas diriNya kasih sayang, (yaitu) bahwasanya barang siapa yang berbuat kejahatan di antara kamu lantaran kejahilan, kemudian ia bertaubat setelah mengerjakannya dan mengadakan perbaikan, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. [Al An’am : 54]

dan semoga Allah menerima taubat kita

✔----------------------------------------------------------------------
Mamen yuk diLike ✔ Share ✔ Tag ✔ Comment ✔

Dapatkan poster2 dakwah keren lainnya Like >> Al-Uyeah 


Pengajian Angkringan "Jagongan Qurban" Masjid Jogokariyan Yogyakarta

Sabtu 5 Oktober 2013 Jam 20.00 
dengan Narasumber: 
- Ust. Jazir A.S.P
- Ust. Salim A. Fillah
- Tim Panitia Idul Adha Masjid Jogokariyan

Yang diomongin:
1. Fiqih Qurban.
2. Bagaimana Pelaksanaan dan Kepanitiaan Qurban.
3. Bagaimana cara mencari sapi dan menyembelih yang aman dan Islami.
4. Sharing pengalaman bagaimana menyembelih 42 sapi dan selesai pukul 12.30 WIB.

Jangan sampai Qurban kita sia-sia karena tidak sesuai dengan yang diajarkan Rasulullah. Mari sama-sama belajar dari para ahli.
Jangan lupa untuk mengajak teman/saudara/bapak/ibu.

Mari ikut membantu menebarkan ilmu dengan menshare info kajian ini. Karena Ilmu begitu berharga.!! 

Dauroh Ilmu Hadits: Yogyakarta



Insya Allah akan Hadir di Tengah-Tengah Para Penuntut Ilmu
Sebuah Kajian yang Membahas Dasar-Dasar Ilmu Hadits

Pemateri
Ustadz Amir as-Soronji (Alumni S1 Universitas Islam Madinah, KSA)

Kitab Rujukan
At-Ta'liqat Al-Atsariyyah 'alal Manzhumah Al-Baiquniyyah

Waktu
Sabtu dan Ahad
5 dan 6 Oktober 2013
Pukul 08.00-15.00 WIB

Tempat
Masjid Al-'Ashri, Pogungrejo (utara fakultas teknik)

Informasi
085799203331 (Putra)

Kamis Malam - Tadabbur Al Baqarah ayat 57



Kajian Tadabbur Al Qur'an bersama ust. Bachtiar Nasir setiap kamis malam, mulai 19.30 s.d selesai di AQL Islamic Center - Jl. Tebet Utara I no 40 Jakarta Selatan
(31 Mei 2012)

Ketika da'wah kalian tinggalkan, maka inilah akibatnya



Allah berfirman:
قُلْ إِنْ كَانَ آبَاؤُكُمْ وَأَبْنَاؤُكُمْ وَإِخْوَانُكُمْ وَأَزْوَاجُكُمْ وَعَشِيرَتُكُمْ وَأَمْوَالٌ اقْتَرَفْتُمُوهَا وَتِجَارَةٌ تَخْشَوْنَ كَسَادَهَا وَمَسَاكِنُ تَرْضَوْنَهَا أَحَبَّ إِلَيْكُمْ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَجِهَادٍ فِي سَبِيلِهِ فَتَرَبَّصُوا حَتَّى يَأْتِيَ اللَّهُ بِأَمْرِهِ وَاللَّهُ لا يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ (٢٤)
Katakanlah: "Jika bapa-bapa , anak-anak , saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan RasulNya dan dari berjihad di jalan nya, Maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan NYA". dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.” (QS. At-Taubah: 24)

Bencana Masal:
وَاتَّقُوا فِتْنَةً لا تُصِيبَنَّ الَّذِينَ ظَلَمُوا مِنْكُمْ خَاصَّةً وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ (٢٥)
“Dan peliharalah dirimu dari pada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu. dan ketahuilah bahwa Allah Amat keras siksaan-Nya.” (QS. Al-Anfal: 25)

Sebuah perumpamaan. Rasulullah bersabda:
مَثَلُ القَائِمِ عَلَي حُدُوْدِاللهِ وَالوَاقِعِ فِيْهَا كَمَثَلِ قَوْمِ اسْتَهَمُوا عَلَي سَفِينَةٍ فَأَصَبَ بَعْضُهُمْ أعْلَهَا وَبَعْضُهُمْ أَسْفَلَهَا’ فَكَانَ الّذِيْنَ فِي أَسْفَلِهَا إِذَا اسْتَقَوْ مِنَ المَاءِ مَرَو عَلَي مَنْ فَوْقَهُمْ’ فَقَالُوا: لَوْ أَنَّا خَرَقْنَا فِي نَصِيبِنَا خَرْقًا وَلَمْ نُؤْذِ مَنْ فَوْقَنَا’ فَإِنْ يَتْرُكُوْهُمْ وَمَا أَرَادُ وْا هَلَكُوا جَمِيْعًا’ وَإِنْ أَخَذُوا عَلَي أَيْدِيْهِمْ نَجَوْ وَنَجَوْ جَمِيْعًا
“Perumpamaan orang yang berdiri diatas larangan-larangan Alloh dan yang terjerumus didalamnya, seperti kaum yang menaruh belas kasihan di atas kapal laut, sebagian mereka di atas dan sebagian lainnya di bawah. Orang yang berada di bawah kapal jika mereka mencari air harus melewati orang yang di atasnya, mereka berkata: ‘Jika kita melubangi tempat kita sebuah lubang, maka tidak mengganggu orang yang di atas kita’. Apa bila mereka (yang diatas kapal) membiarkan keinginan mereka (yang di bawah kapal), hancurlah semuanya. Dan apabila mereka mencegahnya, maka selamatlah semuanya.” (HR Al- Bukhori)

Rasulullah bersabda:
مَا مِنْ قَوْمٍ يَعْمَلُ فِيْهِمْ بِالمَعَصِى ثُمَّ يَكْدِرُوْنَ أَنْ يُغَيِّرُ، وَلاّيُغَيِّرُوْنَ إلاَّ يُشَاكُّ أَنْ يَعُمَّهُ اللهُ بِالعِقَابِ
“Tidak ada satu komunitas masyarakat yang di dalam kehidupan mereka berbagai maksiat dikerjakan, padahal mereka sanggup untuk merubahnya, tetapi mereka tidak merubahnya, kecuali pasti Alloh akan memberikan hukuman yang merata terhadap mereka semua.”(HR. Ibnu Majjah dengan sanad hasan)
Rasulullah bersabda:
وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَتَأْمُرَنَّ بِالمَعْرُوْفِ وَلَتَنْهَوَنَّ عَنِ المُنْكَارِ أَوْ لَيُوشِكَنَّ اللهُ أَنْ يَبْعَثَ عَلَيْكُمْ عِقَابًا مِنْهُ’ ثُمَّ تَدْعُونَهُ فَلاَ يُسْتَجَابُ لَكُمْ
“Demi Alloh yang nyawaku ada ditangan-Nya, hendaklah kalian menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar, jika tidak niscaya Alloh akan mengirimkan adzab kepada kalian, kemudian kalian berdo’a kepada-Nya tetapi tidak dikabulkan.” (HR At-Tirmidzi)


Ummul Mu’minin Zainab pernah bertanya kepada Rasulullah :
يَا رَسُولَ اللهُ، أَنُهْلَكُ وَفِيْنَا الصَّالِحُونَ...؟ “Wahai Rasulullah , ‘Apakah kami akan tetap dibinasakan padahal di antara kami ada orang-orang yang shalih..?” Rasulullah menjawab: نَعَمْ، إِذَا كَثُرَ الخَبَثُ “Betul..!! –kalian akan tetap ditimpa bencana meskipun ada orang-orang shalih di antara kalian-, ketika keburukan, kemaksiatan telah mendominas masyarakat.”

Bilal bin Sa’ad pernah mengatakan:
إِنَّ المَعْصِيَةَ إِذَاخَفِيَتْ لَمْ تَضُرَّ إِلاَّ صَاحِبُهَا “Sesungguhnya kemaksiatan apa bila tersembunyi dia tidak akan mencelakakan siapa-siapa kecuali pelakunya saja” وَإِذَا أُعْلِنَتْ وَلَمْ تُغَيَّرُ ضَرَّةِ العَمَّةِ “Akan tetapi apa bila kemaksiatan dilakukan secara terang-terangan, tampak secara tegas dan tidak ada upaya untuk merubahnya, maka celakanya akan menimpa keseluruh manusia/masyarakat”

Pelajar Muslim solo - FAROIS 2013

OPEN REKRUTMEN 
FAROIS 2013

Syarat dan Ketentuan Berlaku..
:: Pelajar Muslim solo
:: Kelas X atau XI
:: Mengisi Formulir
:: Mengikuti Tes tulis maupun Interview
:: Berkomitmen dengan dakwah sekolah
:: Yang gak kalah penting "Mendapat Izin dari Orang Tua"

Download Formulir :
https://t.co/fLKnITBugG

Come join Us.
28 September s.d 5 Oktober 2013

Syukron,

#OpenRecruitment #FAROIS2013 #InfoFAROIS

Sabtu, 28 September 2013

Emeralda Noor Achni (@Benefiko)-Visualis Dakwah


“Muslimah yang cerdas tidak akan buang-buang waktu memikirkan perkara yang tidak akan dihisab oleh ALLAH.”



Emeralda Noor Achni - Benefiko [DRise-#030] @Benefiko itulah akun twitter & Line-nya. Namanya mulai dikenal seantero nusantara lantaran kepiawaiannya memoles tampilan naskah buku #UdahPutusinAja!-nya Ustadz Felix Siauw menjadi buku unik cetar membahana badai. Luar biasa. 

Tak hanya gape untuk urusan desain visual, ibu mudah beranak satu ini tetapi juga getol berdakwah. Dan Alhamdulillaah, untuk edisi kali ini, Hikari dari redaksi D’Rise berhasil ngobrol kilat lewat e-mail nih tentang persoalan wanita, kecantikan dan Muslimah. Suer seru! Intip langsung deh, yuk?!

1.       Hasil design dan lay-out Mbak di buku “Udah Putusin Aja!”-nya Ustadz Felix Siauw apik tenan, SubhanALLAH. Super Girly! Memang buku ditujukan untuk kaum hawa ya Mbak?

Alhamdulillaah. Memang buku Udah Putusin Aja! adalah salah satu dari serial buku Ustadz Felix Siauw yang ditujukan untuk Muslimah. Kami peduli dengan para Muslimah, yang semakin hari digempur pemikiran dan contoh-contoh budaya yang tidak Islami melalui 3F: Fun, Food, Fashion. 

Pacaran serta pergaulan bebas termasuk gempuran“Fun”yang tidak sesuai prinsip Islam dan sangat merusak. Padahal baik buruknya suatu kaum tergantung dari wanitanya. Karena wanita memegang peran sebagai pendidik generasi. Maka bila baik kaum wanitanya, maka akan baiklah kaum tersebut dan generasi selanjutnya. Vice versa, bila buruk kaum wanitanya, maka akan jadi generasi macam apa yg dilahirkan dari kaum tersebut?





2.       Jarang lho aktivis muslimah yang menekuni dunia desaind an seni. Menurut Mbak, seni yang baik dalam pandangan Islam sendiri tuh kayak gimana?

Hehe. Inget selalu: Seni itu bukan Tuhan dan seniman juga bukanlah Tuhan. Sering kelirunya designer dan seniman adalah mengatasnamakan seni untuk menghalalkan segala perbuatan. Baik buruk dianggap relatif atas nama seni. Padahal seni itu adalah fitrah yang ALLAH berikan kepada mahluk-Nya karena ALLAH menyukai keindahan. Sehingga kita dapat merasakan dan mengekspresikan keindahan tersebut dengan semestinya, agar kemudian kita berpikir tentang-Nya. Sederhananya, seni yang baik adalah yang berada dalam bingkai Syari’at, untuk kepentingan yang ALLAH suka, dan yang membuat kita semakin ingat pada-Nya.


3.       Bagaimana menurut Mbak perkembangan nasib kaum wanita Indonesia dan dunia saat ini?

Alhamdulillaah semakin banyak wanita yang sadar dan giat mendakwahkan kecanggihan Islam dalam mengatur dan memuliakan manusia, khususnya wanita. Walau begitu, yang belum paham tentang hal ini jauh lebih banyak lagi, terutama di Indonesia yang mayoritas wanitanya Muslimah.

Kebanyakan dari mereka termakan iming-iming kehidupan modern ala Barat yang menjadikan Materialisme sebagai acuan hidup. 

Mereka silau dengan ide Liberalisasi agama dan kehidupan. Salah satu cabang Liberalisme; Feminisme (paham/ide yang merusak definisi wanita dan perannya). Definisi wanita ala Feminis justru mengajak wanita untuk tidak menjadi wanita yang sesuai fitrahnya, pada akhirnya akan merusak wanita itu sendiri dan tatanan kehidupan bermasyarakat.

Buktinya, yang terjadi di Eropa justru jumlah pemeluk Islam meningkat. Di Inggris, trend “Convert to Islam”ramai terjadi pada kalangan wanita-wanita terpelajar. Inilah sesungguhnya potret yang terjadi pada masyarakat Barat. 

Mereka sudah muak dengan kerusakan yang terjadi akibat mengikuti gaya hidup berideologi duniawi (Materialisme, Liberalisme dan teman-temannya) yang selama ini dijejalkan pada mereka. Lalu mereka belajar dan menemukan solusinya ada pada Islam, sejatinya rahmatan lil ‘aalamin membawa kebaikan dunia dan akhirat.

Begitulah di Barat sana. Mereka yang cerdas, justru tertarik mempelajari Islam lalu ramai-ramai dan bangga jadi pemeluk Islam. Nah, kita yang di sini, gimana? Kok malah minder sebagai Muslim? Kok malah memusuhi dan menyalahkan Islam? Kok baru merasa hebat kalau bisa mengusung nilai-nilai modern ala Barat? Padahal nilai-nilai dari Barat itu terbukti sampah dan mulai ditinggalkan loh sama masyarakat Barat, hehehe.



4.       Setujukah jika ada yang mengatakan kiprah Mbak yang begitu aktif dan sosialita adalah bentuk emansipasi?

Hmm saya bingung sebenernya dengan yang namanya emansipasi. Menurut saya, emansipasi itu konstruksi pemikiran yang berasal dari luar Islam, muncul karena ketimpangan tata aturan yang tidak mencakup seluruh lapisan manusia. Karenanya mereka menggaungkan wacana “emansipasi” inilah, itulah.

Sedangkan Islam itu sudah mengatur semuanya dengan sempurna, digariskan secara adil dengan standar yang jelas. Islam sudah sedemikian canggih mengatur definisi, peran, aturan, hak, dsb yang melekat pada pria, wanita, anak-anak, nenek-nenek, budak sekalipun. Jadi kalau ditanya, apakah yang saya lakukan dengan berdakwah melalui cara-cara seperti ini adalah bentuk emansipasi? Saya akan jawab: Insyaa ALLAH bukan bentuk apa-apa, melainkan memang tugas dan kewajiban seorang manusia yang ingin ta’at aturan dari Penciptanya.




5.       Kalau menurut pandangan Islam, wanita yang baik (ideal) itu seperti apa?
“Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baiknya perhiasan adalah wanita shalihah.” (HR. Muslim dan Nasa’i).

6.       Wajar nggak Mbak, kalo seorang wanita merasa tidak pede dengan kondisi fisik dirinya?

Wajar kalau bukan Islam yang dijadikan satu-satunya way of life. Kita dibuat berlomba-lomba mengejar penilaian dari sesama manusia, sampai bahkan rela melanggar aturan ALLAH. Kita lupa bahwa penilaian tertinggi yang seharusnya kita kejar adalah penilaian dari ALLAH semata. Dan penilaian ALLAH terhadap manusia adalah dari ketaqwaannya.

ALLAH sudah menetapkan perkara fisik sebagai suatu ketetapan yang manusia memang tidak punya kemampuan untuk memilihnya. Dan MahaAdil ALLAH, atas perkara tersebut tidak akan diminta pertanggung-jawaban di akhirat nanti. Justru yang akan ALLAH perhitungkan nantinya, apakah kita ridha dengan ketetapan-Nya tersebut?

Sekarang bayangkan, perkara yang seharusnya di akhirat nanti tidak akan kena hisab, malah akan jadi kena hisab lantaran kita tidak ridha dengan kondisi fisik tersebut. Apalagi kalau bentuk ketidakridhaanya sampai coba-coba mengubah yang “factory default” menjadi “costumize”, seperti halnya menggunakan alat-alat atau operasi plastik.

Yuk coba deh muslimah pikir, memangnya nanti ALLAH di akhirat tidak akan bertanya: “Kenapa tidak ridha dengan hidung yang sudah ALLAH beri? Kenapa malah diganti-ganti jadi yang lain? Apa niatnya? Apa alasannya? Dibenarkan oleh Syari’at tidak?”. Nah lho, yang tadinya perkara bebas hisab malah jadi kena hisab!

Maka, Muslimah yang cerdas tidak akan buang-buang waktu memikirkan perkara yang tidak akan dihisab oleh ALLAH. Syukuri fisik yang ada, karena itulah yang terbaik dari ALLAH dan pasti ada hikmah kebaikan dari sisi-Nya. Pandai bersyukur, maka selamatlah dunia dan kelak di akhirat.



7.       Pengaruh negatif Iklan, kontes kecantikan, film, lirik lagu, buku, banyak sekali yang membuat resah Muslimah. Kira-kira, perlawanan seperti apa yang bisa kita lakukan?

Semua yang ditulis di pertanyaan ini adalah apa yang dulu saya gandrungi juga. Tapi bagi saya sekarang semua itu jadi terasa konyol, dan betapa konyolnya saya dulu yang menjadikan hal tersebut sebagai panutan dan sandaran. Yang ada saya malah menjadi pemudi yang galau dan resah, hehehe.  Pada akhirnya saya membuktikan, bahwa hanya Islam yang paling layak untuk digandrungi.

Semuanya dimulai dari perbaikan ‘aqidah. Tak kenal, maka tak sayang. Jadi jangan takut belajar mengenal Islam agar cinta dan terapkannya secara kaffah (sempurna). Pertanyakan lagi ke dalam diri, kenapa hanya Islam yang layak kita pilih?

 Ayo buktikan sendiri, hanya Islam agama, ideologi, aturan-aturan, cara hidup yang patut karena sumbernya langsung dari ALLAH. Jika prosesnya benar, akan terbentuk ‘aqidah yang kuat. Inilah yang jadi benteng pertahanan Muslim dan Muslimah terhadap pengaruh-pengaruh dari luar Islam.



8.       Makna kecantikan menurut Mbak?

Keindahan dan kecantikan adalah sesuatu yang fitrah dari ALLAH. Apa yang melekat terdapat pada diri seorang wanita fitrahnya adalah indah, cantik, dan menarik bagai perhiasan. 

Karenanya yang shalihah harus tahu bagaimana memperlakukan potensi keindahan dan kecantikan dirinya, agar menjadi pahala dan menghindari dosa. 

Sedangkan bagi pria, adalah fitrahnya senang, dengan melihat yang cantik dan indah. Karenanya yang shalihin harus tahu manakah kecantikan dan keindahan yang halal dinikmati agar berpotensi menjadi pahala, serta menundukkan pandangan dari kecantikan dan keindahan yang haram baginya agar tidak menjadi dosa.

9.       Pesan-pesan untuk D’Riser (pembaca D’Rise)?
Terus belajar dan berdakwah. Suarakan Islam melalui metode dan karya-karya apa pun yang diperkenankan. Agar lebih banyak masyarakat mengetahui bahwa Islam sebagai rahmat semesta alam, pernah berjaya dan akan kembali berjaya, atas seizin ALLAH lewat tangan pemuda-pemudinya.[]
Biodata
Nama                    : Emeralda Noor Achni
Lahir                      : Jakarta, 1987
Alamat                  : Ciputat, Tangerang Selatan
Twitter & LINE   : @Benefiko

Pendidikan         :
- SMAN 47 Jakarta 2004
- Universitas Pelita Harapan, Desain Komunikasi Visual 2005
- International Design School, Wirausaha Kreatif 2011 ~belum lulus
Motto                   : “Lebih baik preman tobat, daripada mantan jilbab”

Kegiatan              :
- Ibu Rumah Tangga dengan 1 anak dan 1 suami
- Visualis Dakwah. Mengerjakan visual buku-buku Islami, dibawah bendera Studio Alfatih, dengan Ustadz Felix Siauw. Salah satunya buku #UdahPutusinAja yang baru saja terbit.
- Masih belajar di MHTI (Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia)
- Bantu-bantu di Komunitas @PejuangSubuh

- Bantu-bantu di Komunitas http://BerbagiItuIndah.org
Posts related to Emeralda Noor Achni – @Benefiko