Jumat, 27 September 2013

Indonesia Berdaya dengan Indonesia Berjamaah



Berawal dari kepedulian kepada pedagang-pedagang kecil, maka lahirlah nama dan konsep Indonesia Berdaya pada Maret 2012. Alhamdulillah, melalui konsep dan program sederhana ini, sudah ribuan orang tersantuni. Kemudian pada September 2013 konsep ini diperkuat dan diperkaya oleh sekelompok pengusaha dan motivator, menjadi jauh lebih strategis dan benar-benar multi-effect. Yaitu sedekah bersama yang diarahkan untuk pembelian aset-aset menguntungkan dan lahan-lahan produktif, yang hasilnya 100% untuk anak-anak yatim di sekitar aset tersebut. Jadilah sedekah produktif. Jadilah wakaf abadi.

Dengan cara ini, insya Allah muncul manfaat yang berkali-kali dari berbagai sisi:

Lahan-lahan di Indonesia terselamatkan dari ‘serangan asing’
Masyarakat di sekitar aset dan lahan tersebut diberdayakan
Anak-anak yatim di sekitarnya tersantuni terus-menerus dari hasil aset tersebut
Menjadi amal jariyah bagi seluruh donatur, penggiat, dan pendukung Indonesia Berdaya
Dalam jangka panjang, menjadi bagian dari ketahanan ekonomi nasional
Gerakan ini bukannya tidak berdasar. Tentu, kita semua pernah mendengar bagaimana ‘serangan asing’ atas aset-aset nasional, mulai dari perbankan, pertambangan, sampai operator seluler. Belum lagi penguasaan asing terhadap lahan-lahan di Indonesia. Belum lagi impor beras, garam, cabai, kedelai, daging sapi, dan lain-lain oleh pemerintah Indonesia. Kalau kita tidak bergerak dari sekarang, lama kelamaan anak-cucu kita hanya ‘numpang hidup’ di negerinya sendiri.

Mari kita ambil bagian dalam gerakan ini. Salurkan donasi kita melalui:

BCA 237.300.4723 an Yayasan Dompet Dhuafa Republika
BNI 023.962.3117 an Yayasan Dompet Dhuafa Republika
Penggiat & Pendukung #IndonesiaBerdaya (berdasarkan abjad)

Abdul Haque, Abu Marlo, Adam Nova, Ahmad Fuadi, Ahmad Gozali, Ali Akbar, Andre Raditya, Aryo Diponegoro, Arif Rahman Lubis, Badroni Yuzirman, Cak Eko, Dude Harlino, Endy Kurniawan, Erwin Snada, Fahira Idris, Felix Siauw, Habiburrahman Elshirazy, Halal Corner, Hendy Setiono, Indra Noveldy, Ippho Santosa, Irzan Nurman dr, Iwan Agustian, Iwel Sastra, Jafrial Jasman, Jamil Azzaini, Jaya Setiabudi, Marshanda, Mas Mono, MotivaTweet, Muhammad Assad, Muhammad Rofiq, Nanang Qosim (Naqoy), Nasrullah, Nuri Maulida, Opick, Peggy Melati Sukma, Prasetya M Brata, Reza Nurhilman,Reza Syarief, Samsul Arifin, Saptuari Sugiharto, Teuku Wisnu, Valentino Dinsi, WebmasterID, Yusuf Mansur, Zaidul Akbar

Terima kasih atas keikhlasan dan kerendahan hati tokoh-tokoh yang bersedia namanya dicantumkan berdasarkan abjad. Semoga Allah makin memuliakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar