Selasa, 30 April 2013

Belajar Al-Quran dan mengajarkannya



عَنْ عُثْمَانَ – رضى الله عنه- عَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ «خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ» رواه البخاري
Artinya: “Ustman bin Affan radhiyallahu ‘anhu berkata: “Bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sebaik-baik kalian adalah yang belajar al-Quran dan mengajarkannya.” Hadits riwayat Bukhari.
 Allah Subhaanahu wa Ta’aala berfirman:
“Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi,– Agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.” (Faathir: 29-30)

Pembaca Al Qur’an akan ditinggikan derajatnya
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
يُقَالُ لِصَاحِبِ الْقُرْآنِ اقْرَأْ وَارْتَقِ وَرَتِّلْ كَمَا كُنْتَ تُرَتِّلُ فِي الدُّنْيَا فَإِنَّ مَنْزِلَتَكَ عِنْدَ آخِرِ آيَةٍ تَقْرَأُ بِهَا
“Akan dikatakan kepada pembaca Al Qur’an “Bacalah dan naiklah (ke derajat yang tinggi), serta tartilkanlah sebagaimana kamu mentartilkannya ketika di dunia, karena kedudukanmu pada akhir ayat yang kamu baca.” (Hasan shahih, HR. Tirmidzi)
Download Mp3 Murottal Al-Qur’an oleh Syaikh Misyari Rasyid Alafasy dengan terjemah Bahasa Indonesia per ayatnya:
No - Nama Surat - Download
1-Al-Fatihah-( Download )
2-Al-Baqarah-( Download )
3-Ali-Imran-( Download )
4-An-Nisaa-( Download )
5-Al-Ma’idah-( Download )
6-Al-An’am-( Download )
7-Al-A’raf-( Download )
8-Al-Anfal-( Download )
9-At-Taubah-( Download )
10-Yunus-( Download )
11-Hud-( Download )
12-Yusuf-( Download )
13-Ar-Ra’ad-( Download )
14-Ibrahim-( Download )
15-Al-Hijr-( Download )
16-An-Nahl-( Download )
17-Al-Isra’-( Download )
18-Al-Kahfi-( Download )
19-Maryam-( Download )
20-Tha-Ha-( Download )
21-Al-Anbiyaa’-( Download )
22-Al-Hajj-( Download )
23-Al-Mu’minun-( Download )
24-An-Nuur-( Download )
25-Al-Furqan-( Download )
26-Ash-Shu’ara-( Download )
27-An-Naml-( Download )
28-Al-Qasas-( Download )
29-Al-Ankabut-( Download )
30-Ar-Rum-( Download )
31-Luqman-( Download )
32-As-Sajdah-( Download )
33-Al-Ahzab-( Download )
34-Saba-( Download )
35-Fatir-( Download )
36-Yaasiin-( Download )
37-Ash-Saaffaat-( Download )
38-Shaad-( Download )
39-Az-Zumar-( Download )
40-Al-Mu’min-( Download )
41-Fussilat-( Download )
42-Asy-Syura-( Download )
43-Az-Zukhruf-( Download )
44-Ad-Dukhan-( Download )
45-Al-Jasiyah-( Download )
46-Al-Ahqaf-( Download )
47-Muhammad-( Download )
48-Al-Fath-( Download )
49-Al-Hujurat-( Download )
50-Qaf-( Download )
51-Az-Zariyat-( Download )
52-At-Tur-( Download )
53-An-Najm-( Download )
54-Al-Qamar-( Download )
55-Ar-Rahman-( Download )
56-Al-Waqi’ah-( Download )
57-Al-Hadid-( download )
58-Al-Mujadilah-( Download )
59-Al-Hasyr-( Download )
60-Al-Mumtahanah-( Download )
61-As-Saff-( Download )
62-Al-Jumu’ah-( Download )
63-Al-Munafiqun-( Download )
64-At-Taghabun-( Download )
65-At-Talaq-( Download )
66-At-Tahrim-( Download )
67-Al-Mulk-( Download )
68-Al-Qalam-( Download )
69-Al-Haqqah-( Download )
70-Al-Ma’arij-( Download )
71-Nuh-( Download )
72-Al-Jinn-( Download )
73-Al-Muzzammil-( Download )
74-Al-Muddatsir-( Download )
75-Al-Qiyamah-( Download )
76-Al-Insan-( Download )
77-Al-Mursalat-( Download )
78-An-Naba’-( Download )
79-An-Naziat-( Download )
80-Abasa-( Download )
81-At-Takwir-( Download )
82-Al-Infitar-( Download )
83-Al-Mutaffifin-( Download )
84-Al-Insyiqaq-( Download )
85-Al-Buruj-( Download )
86-At-Tariq-( Download )
87-Al-A’la-( Download )
88-Al-Gasyiyah-( Download )
89-Al-Fajr-( Download )
90-Al-Balad-( Download )
91-Ash-Syams-( Download )
92-Al-Lail-( Download )
93-Ad-Dhuha-( Download )
94-Al-Insyirah-( Download )
95-At-Tin-( Download )
96-Al-’Alaq-( Download )
97-Al-Qadar-( Download )
98-Al-Bayyinah-( Download )
99-Az-Zalzalah-( Download )
100-Al-’Adiyat-( Download )
101-Al-Qariah-( Download )
102-At-Takatsur-( Download )
103-Al-’Asr-( Download )
104-Al-Humazah-( Download )
105-Al-Fil-( Download )
106-Quraisy-( Download )
107-Al-Ma’un-( Download )
108-Al-Kautsar-( Download )
109-Al-Kafirun-( Download )
110-An-Nasr-( Download )
111-Al-Lahab-( Download )
112-Al-Ikhlas-( Download )
113-Al-Falaq-( Download )
114-An-Nas-( Download )
Membaca satu huruf Al Qur’an akan memperoleh sepuluh kebaikan
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لَا أَقُولُ الم حَرْفٌ وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلَامٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ
“Barang siapa yang membaca satu huruf dari kitab Allah, maka ia akan mendapatkan satu kebaikan dengan huruf itu, dan satu kebaikan akan dilipatgandakan menjadi sepuluh. Aku tidaklah mengatakan Alif Laam Miim itu satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf dan Mim satu huruf.” (HR. Tirmidzi)
 Dengan Al Qur’an, Allah meninggikan suatu kaum dan dengannya pula Allah merendahkan suatu kaum
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إِنَّ اللَّهَ يَرْفَعُ بِهَذَا الْكِتَابِ أَقْوَامًا وَيَضَعُ بِهِ آخَرِينَ
“Sesungguhnya Allah meninggikan suatu kaum karena Al Qur’an ini dan merendahkan juga karenanya.” (HR. Muslim)
Yakni bagi orang yang mempelajari Al Qur’an dan mengamalkan isinya, maka Allah akan meninggikannya. Sebaliknya, bagi orang yang mengetahuinya, namun malah mengingkarinya, maka Allah akan merendahkannya.

Para penghapal Al Qur’an dimuliakan oleh Islam
Di antara bentuk pemuliaan Islam kepada mereka adalah:
1.   Mereka lebih berhak diangkat menjadi imam.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Hendaknya yang mengimami suatu kaum itu orang yang paling banyak (hapalan) terhadap Kitab Allah Ta’ala (Al Qur’an). Jika mereka sama dalam hapalan, maka yang lebih mengetahui tentang Sunnah. Jika mereka sama dalam pengetahuannya tentang sunnah, maka yang paling terdepan hijrahnya. Jika mereka sama dalam hijrahnya, maka yang paling terdepan masuk Islamnya –dalam riwayat lain disebutkan “Paling tua umurnya”-, janganlah seorang mengimami orang lain dalam wilayah kekuasaannya, dan janganlah ia duduk di tempat istimewa yang ada di rumah orang lain kecuali dengan izinnya.” (HR. Muslim)
2.   Mereka lebih didahulukan dimasukkan ke dalam liang lahad, jika banyak orang yang meninggal.
Pada saat perang Uhud banyak para sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang gugur, maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan agar yang lebih didahulukan dimasukkan ke liang lahad adalah para penghapal Al Qur’an.
3.   Berhak mendapatkan penghormatan di masyarakat
Oleh karena itu, di zaman Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu, para penghapal Al Qur’an duduk di majlis musyawarahnya.
4.   Berhak diangkat menjadi pimpinan safar
Imam Tirmidzi meriwayatkan –dan dia menghasankannya- bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengirim utusan beberapa orang, lalu Beliau meminta masing-masing untuk membacakan Al Qur’an, maka mereka pun membacakan Al Qur’an. Ketika itu ada anak muda yang ternyata lebih banyak hapalannya, maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepadanya: “Surat apa saja yang kamu hapal, wahai fulan?” ia menjawab: “Saya hapal surat ini, itu dan surat Al Baqarah.” Beliau berkata: “Apakah kamu hapal surat Al Baqarah?” ia menjawab: “Ya.” Maka Beliau bersabda: “Berangkatlah, kamulah ketuanya.”
Ketika itu ada seorang yang terkemuka di antara mereka berkata: “Demi Allah, tidak ada yang menghalangiku untuk mempelajari surat Al Baqarah selain karena khawatir tidak sanggup mengamalkannya.” Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
تَعَلَّمُوا الْقُرْآنَ، وَاقْرَأُوْهُ فَاِنَّ مَثَلُ الْقُرْآنِ لِمَنْ تَعَلَّمَهُ فَقَرَأَهُ وَقَامَ بِهِ كَمَثَلِ جِرَابٍ مَحْشُوٍّ مِسْكًا يَفُوْحُ رِيْحُهُ فِي كُلِّ مَكَانٍ، وَمَنْ تَعَلَّمَهُ فَيَرْقُدُ وَهُوَ فِي جَوْفِهِ كَمَثَلِ جِرَابٍ أُوْكِىَ عَلَى مِسْكٍ
“Pelajarilah Al Qur`an dan bacalah, karena perumpamaan Al Qur`an bagi orang yang mempelajarinya kemudian membacanya seperti kantong yang penuh dengan minyak wangi, dimana wanginya semerbak ke setiap tempat, dan perumpamaan orang yang mempelajarinya kemudian tidur (tidak mengamalkannya) padahal Al Qur`an ada di hatinya seperti kantong yang berisi minyak wangi namun terikat.”

 Tanda cinta kepada Allah adalah mencintai Al Qur’an
Ibnu Mas’ud berkata, “Barang siapa yang ingin dicintai Allah dan Rasul-Nya, maka perhatikanlah: “Jika ia mencintai Al Qur’an, berarti ia mencintai Allah dan Rasul-Nya.” (HR. Thabraniy dengan isnad, di mana para perawinya tsiqah)
Utsman bin ‘Affan berkata, “Kalau sekiranya hati kita bersih, tentu tidak akan kenyang (membaca) kitabullah.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar