Jumat, 24 Mei 2013

Gara-Gara Rohis Kutemukan Taman Surga di Dunia



Segala puji bagi Allah yang telah menuliskan namaku dalam barisan ini.

Jika tak kudapati teman sejati di kelas, di sinilah aku menemukan mereka. Sekumpulan akhwat dengan pemikiran dan pemahaman serupa. Bersama menaati perintah Allah dan memerangi larangan-Nya. Tak ada permusuhan, kebencian, kedengkian, dan rasa dendam di dalamnya. Karena semua bersandarkan pada Ilah yang sejati. Tidak ada perbuatan salah, kecuali segera meminta maaf. Dan tidak ada ucapan maaf, kecuali pasti sudah dimaafkan.

Oh betapa indahnya hidup bersama mereka. Rasanya kita seperti sudah berada di surga. Apa pun yang kita bicarakan adalah kebaikan. Tidak ada ucapan yang tidak berguna di sini. Dan tidak ada pertemuan, selain salah satu atau keduanya mengucapkan doa keselamatan bagi saudaranya. Tentu saja seraya menjabat tangan dan memberikan pelukan hangat. Inilah ukhuwah.

”Dan Kami lenyapkan segala rasa dendam yang ada di dalam hati mereka; mereka merasa bersaudara, duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan.” (QS. Al Hijr: 47)
“Di sana mereka tidak mendengar percakapan yang sia-sia maupun yang menimbulkan dosa, melainkan ucapan salam.” (QS. Al Waqi’ah:25-26)

Gara-gara aku masuk rohis, aku menemukan taman surga di dunia. Suatu “gara-gara” yang menyenangkan. Karena bersama merekalah aku bertahan dan senantiasa berusaha menjadi pribadi yang lebih baik. Mungkin dahulu aku di SMP hanyalah siswa biasa.

 Tetapi bermula dari rohis ini, perlahan aku berubah menjadi pelajar luar biasa, di luar kebiasaan remaja pada umumnya. Jika pelajar lain score oriented, aku bersama teman-teman rohis Allah oriented. Di saat teman-teman asyik mencontek, membolos, maupun sibuk dengan kesenangannya sendiri, aku belajar untuk senantiasa jujur, membantu, dan menghormati yang lebih tua.

Ketahuilah, tiada gunanya hidupmu jika kau tidak mengenal-Nya. Dekatilah Dia dengan bergaul bersama orang-orang yang mencintai-Nya. Lalu temukan Dia sebagai motivasi terbesarmu dalam hidup J
                                                                                                                                                       
Septin Krisna Ramdani
STMM MMTC Yogyakarta


Tidak ada komentar:

Posting Komentar