Kamis, 19 Maret 2015

OBAT Penawar Kecanduan Maksiat



Maksiat itu memang sepertinya terlihat indah , asyik, menyenangkan dan kalau udah terbiasa bikin kecanduan .

Susah banget pingin berhenti rasanya udah dicoba berkali kali , tobat eh ada aja kesempatan maksiat lagi, ada aja alasan biar bisa menganggap maksiat ini seperti hal yang biasa. 

Kadang sering juga nih beranggapan yang lain aja begitu gapapa , coba dikit deh nanti bisa tobat mumpung masih muda . Iya kalau umurnya sampai sebelum tobat coba kalau sebelum tobat nyawa sudah menghilang pasti akan menyesal. 

Emang sih penyesalah itu datangnya dia akhir , kalau nyesel didunia mah gak papa2 insya Allah selama masih ada kesempatan hidup masih bisa memperbaiki diri, tapi jangan sampai deh nyeselnya nanti di akhirat , kagak bisa bakal balik lagi ke dunia .

Kali ini gue sebagai temen yang baik  mau bagi-bagi tips bagaimana cara ampuh biar bisa keluar dari jeratan candu maksiat ini . Tips- tips ini juga gue dapet dari beberapa temen yang juga pernah kecanduan yang namnya kenikmatan maksiat.

Ada 2 Tipe manusia didunia ini yaitu manusia jadi jadian dan manusia sejati . Bedanya kedua  manusia ini dimana ? Manusia kan makhluk sempurna  diberi keistimewaan akal dan nafsu. 

Sebenarnya nafsu ini ngak salah cuma harus dikendalikan dan ditempatkan sesuai dengan tempatnya . Kalau orang maksiat kepada Allah atau sesama manusia  sesungguhnya sedang mendzolimi diri sendri. 

DZolim itu secara istilah mudahnya menempatkan sesuatu tidak pada tempatnya . Harusnya nih yah diberi amanah mata ini untuk membaca alam dan membaca Al Quran  misalnya , kita sia-siakan amanah ini untuk melihat film bokep misalnya. 

Coba bayangin deh misalnya kamu adalah pemilik handphone smart phone misalnya kamu pinjamkan kepada temanmu  . Tapi ama temanmu hp ini dibuat untuk nipu orang, buat lihat bokep, buat maksiat kamu marah ngak karena temanmu ngak amanah. 

LAH kita ini dibumi Allah ini numpang , mata juga dipenjemi, tangan dipinjemi, otak juga cuma dipinjemi sementara waktu malah digunakan tidak sesuai dengan peraturan yang sudah ditentukan oleh Sang Pencipta . 
Kembali ke tipe manusia tadi manusia jadi-jadian itu adalah manusia yang lupa terhadap Tuhannya , sengaja melupakan Tuhannya ? dia ngak tau dari mana dia berasal ? untuk apa diciptakan ? apa tugasnya didunia ini ? dan mau kemana nanti setelah mati .
Visinya ngak jelas , imannya lemah , nafsunya lebih kuat dari pada akalnya , dia lebih menuruti kehendak nafsunya dirinya sendiri dari pada menuruti kehendak Tuhannya ? 

dia lebih senang mengabdi dan menyembah hawa nafsu keinginan dirinya daripada menyembah Allah sang pencipta. Sebenarnya dia ngak benar-benar yakin terhadap azab Allah, ngak begitu yakin adanya neraka , ngak begitu yakin kalau Allah itu maha melihat .

Kalau percaya Allah itu ada kok kelakuannya kayak gitu ? BOHONG ! kalau beriman 100 %. Manusia jadi-jadian tidak sabar , padahal hanya diminta puasa dari maksiat sampai ajal menjemput dan kemudian diberikan keseangan yang abadi malah ngak mau . 

Didunia ini memang bukan tempat istirahat , buakan tempat senang-senang , apa-apa dibatasi , dunia ini tempat ujian bro .  

Kalu gagal ujian siap-siap menahan pedihnya yang lamnya ngak tahu kapan malah bisa masuk neraka kekal didalmnya. Tapi kalau lolos ujian akan dapat kenikmatan yang banyak sekali , mau minum wisky satu laut, mau tidur ama wanita tercantik yang selalu perwan bisa banget . Mau ini mau itu semuanya bisa .

Sebenernya pada percaya ngak sih ada nya Surga Neraka  ?  

Ciri manusia jadi-jadian yang lainnya adalah dia udah tahu sih itu salah dan menyalahi atauran tapi selalu dan selalu berusaha mengunakan akalnya untuk memenuhi kepuasannya hasratnya tanpa mempedulikan orang lain bahkan Allah penciptanya.  Bahkan tak peduli kalau apa yang dia kerjakan pasti akan berbalas, pasti akan dimintai pertangug jawaban di akhirat kelak. 

Sudah tahu itu salah tapi ngak mau tahu ? kalau saat didepan banyak orang dia menutupi kemaksiatannya seolah menjadi orang suci tapi ketika sedang  sendiri dia melupakan Allah.
Tahu ngak teryata didalam al Quran surah  AlHijr  39-42 diterangkan bahwan syaitan itu ngak bisa menggoda orang yang iklas , kalau sampai tergoda syaitan bisa dipertanyakan nih keiklasan kita . 

Waktu Nabi Adam dulu dijebak oleh syaitan Nabi Adam ngak nyalahi syaitan loh , Nabi Adam berdoa memohon ampun kepada Allah dan akhirnya tobat Nabi Adam diterima



Apakah kita udah iklas mengabdi kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa ( taat dan bertauhid / menjalankan semua perintah Allah dan meninggalkan seluruh larangannya )


Manusia kedua adalah Manusia sejati 

Manusia sejati adalah manusia yang kuat , tegar, sabar dan Iklas , berilmu, pantang menyerah , dan yakin sekali akan perbuatanya dibumi ini selalu diawasi dan dilihat oleh Allah swt . 

Manusia sejati ini adalah manusia yang sebenanrnya, , ia yakin dudunia ini bukan tempatnya beristirahat, tempatnya beristirahat itu nanti ketia di akhirat . 

Dunia adalah sarana untuk beramal sholih dan berdakwah membebaskan manusia dari penjajahan . Mengajak manusia dari gelelapan pengambidian kepada dunia yang fana hawa afsu dan sesama makhluk kepada pemurnian tauhid mengabdi hanya kepada Allah saja .

Manusia sejati merdeka jiwanya tidak takut kepada siapaun hanya takut kepada Allah saja , tidak tunduk kepada siapaun hnay tunduk pada Allah saja , tegar dan kokoh pendiriannya, taat dan bertauhid . 

Manusia sejati menempatkan nafsu di bawah akal, dan mengunakan akalnya untuk taat kepada wahyu Allah pada perintah Allah swt . Walau nafsunya bergejolak ia mampu mengendalikannya menjadikan nafsu ini sebagai pendorong ke arah yang benar jalan yang lurus dan diridhoi Allah swt .

Nafsu itu bagaikan kendaraan dan aqal itu pengemudinya , bila kendaraan ini tidak dikendalikan dengan baik , kita ngak tahu menempatkannya kapan harus di rem kapan harus digas , dimana jalur yang benar akan membahayakan pengemudinya. 

Maka dari itu kenapa anak kecil dan belum balik itu belum dihisap perbuatannya karena aqalnya belum sempurna. Aqal inilah yang membedakan kita dengan hewan , tapi bila akal ini digunakan untuk menuruti hawa nafsu maka kita lebih rendah dari hewan ternak bahkan.

Lihat ular di kandang kebun binatang , kalau sudah kenyang di kasih ayam disitu ngak bakal dimakan sampai ia selesai mencerna makanan sebelumnya tapi coba manusia di beri emas satu gunung dan lautan ngak bakal cukup dan puas, selalu mencari cara bagaimana memenuhi hasraf nafsunya .

Manusia sejati adalah sang pengendali nafsu , nafsu itu fitrah ngak salah itulah ujiannya disana bagaiaman pilihihan tergantung kita sobat ?

mau jadi manusia sejati atau manusia jadi jadian ? semua pilihan ada resikonya masing -masing . Taat pada Allah itu memang beresiko tapi jauh lebih beresiko lagi kalau ngak taat .




Setelah tahu bedanya manusa sejati dan jadi jadian kini tiba saatnya gue kasih tips-tipsnya obat mujarab agar terbebas dari kecanduan Maksiat . 

Pingin tobat tapi setiap ada kesempatan pinginnya maksiat lagi , hati -hati bisa jadi orang fasik dan munafik yang ancamanya Neraka jahanam dan kekal didalmnya .

TIPS 1 (Pertama Tobat )

Tobat itu artinya kembali , kembali pada ALLAH sang pencipta , pengatur, pemilik Langit dan Bumi beserta isinya . Allah maha besar , maha pengampun, maha penerima taubat hambanya dan keras siksaaanya bagi yang mengingkari kesaan Allah .

Allah ngak mau diduakan, Allah mau jadi satu satunya yang kamu ingat tiap detik, kamu harapkan kehadiarannya , kamu cintai , kamu takuti, kamu kwatirkan.  

Tobatlah Nasuha kawanku berazamlah sekuat tenaga untuk tidak mengulangi lagi perbuatan itu . Pakasalah dirimu sobat , jangan jadi pendusta dan pecundang . 

Orang beriman sesunguhnya Tegar bagaikan batu karang bagaikan akar pohon beringin yang mehujam dalam ke tanah. Bukan seperti phon buah labu yang akarnya mudah tercerabut, mudah tersapu angin badai, lemah. 

Jangan menyerah mengapai rahmat Allah jadilah pemennag, pemenang tak akan pernah berhenti dan yang berhenti tak akan pernah jadi pemenang sejati. 

Hati ini bagaikan kaca semakin kita maksiat kaca ini semakin pekat oleh noda , semakin sering maksiat semakin keras keraknya dan susah dibersihkan. Dengan Taubat Allah akan bersihkan jiwa hati ini dari noda noda hitam yang mebuat cahaya susah masuk ke dalam hati dan jiwa kita . Kalau hati ini bersih cahaya akan mudah masuk kedalam jiwa.  

Ilmu adalah .Cahaya yang akan menuntun kita ke jalan yang lurus, membantu kita membedakan mana yang hak dan batil, mana yng haram dan halal menurut Allah bukan menurut kita. Dan ilmu sejati adalah ilmu yang datang dari Allah dan RasulNya , ikutilah petunjuk agar kau tak tersesat jauh , melenceng dari tujuan penciptaanmu. 

Buat Tips ke2 kita lanjut di atikel berikutnya sabar ya sobat 
Kalau sudah tobat segera istiqmah , terus belajar agar ngak mudah dibohongi syaitan dan dibohongi goadaan dunia yang fana ini .

Ingat dunia sementara akhirat selamanya jangan tertipu daya oleh dunia , kalau capek didunia hanya sementara, bahagia didunia itu ementara, cantik didunia sementara, semua kan sirna .

Semangat karena Allah untu bertaubat dan berubag sprit for better          

.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar