Sabtu, 27 Juli 2013

PENIPU YANG PALING MENIPU | Akankah Kita jadi Tertipu?


Bismillaahirrahmaanirrahiim, Buka Hati, Fikiran & Bacalah,

Catatan ini sebagai peringatan untuk diri saya dan sahabat² semua diluar sana Insya-Allah. Semoga bermanfaat..

1. Kehidupan dunia adalah kehidupan yang rendah dan sementara.
Allah mengilustrasikannya seperti air hujan yang menyuburkan tumbuhan sampai dalam waktu tertentu dan akhirnya tumbuhan itu menjadi kering. Allah berfirman,

''Sesungguhnya perumpamaan kehidupan duniawi itu adalah seperti air hujan yang Kami turunkan dari langit, lalu tumbuhlah dengan suburnya karena air itu tanam-tanaman bumi, di antaranya ada yang dimakan manusia dan binatang ternak. Hingga apabila bumi itu telah sempurna keindahannya, dan memakai pula perhiasannya, dan pemilik-pemiliknya mengira bahwa mereka pasti menguasainya,


tiba-tiba datanglah kepadanya azab Kami di waktu malam atau siang, lalu Kami jadikan ia laksana tanam-tanaman yang sudah disabit, seakan-akan belum pernah tumbuh kemarin. Demikianlah Kami menjelaskan tanda-tanda kekuasaan Kami kepada orang-orang yang berpikir.'' (QS 10: 24).

2. Kehidupan dunia hanyalah permainan, melalaikan dan kesenangan yang menipu.
Firman Allah SWT : ''Ketahuilah bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan, dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani, kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian hancur. 


Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu." (QS, Al-Hadid : 20)

Firman Allah SWT : "Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga)". (QS, Ali Imran : 14).

Firman Allah SWT : "Bermegah-megahan telah melalaikan kamu, sampai kamu masuk ke dalam kubur. Janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu),dan janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui. Janganlah begitu, jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin, niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahiim, dan sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan 'ainulyaqin, kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu). (QS, At-Takatsur: 1-5).

Firman Allah SWT : Hai manusia, sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka sekali-kali janganlah kehidupan dunia memperdayakan kamu dan sekali-kali janganlah syetan yang pandai menipu, memperdayakan kamu tentang Allah. (QS, Fathir : 5)

3. Kehidupan akhirat adalah kehidupan yang sesungguhnya, kehidupan yang kekal.

Firman Allah SWT : "Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui". (QS, Al-'Ankabut : 64)

Firman Allah SWT : "Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan diri dan dia ingat akan Tuhannya, lalu dia shalat. Tetapi kamu (orang yang ingkar) memilih dunia, padahal akhirat itu jauh lebih baik dan lebih kekal". (QS, Al A'laa :14-17)

Jika kita telah ketahui dunia ini hanya kehidupan sementara yang menipu, kenapa mesti kita berusaha bersungguh² untuk meraih harta dunia yang fana ini dan sbgainya tanpa memikirkan kehidupan akhirat yang lebih kekal yang bakal kita tempuh?

"Rasulullah Sallahu A'laihi Wasallam berkata “Wahai Ibnu Khaththab, kebaikan mereka dipercepat datangnya, dan kebaikan itu pasti terputus. Sementara kita adalah kaum yang kebaikannya ditunda hingga hari akhir. Tidakkah engkau rela jika akhirat untuk kita dan dunia untuk mereka?”

‘Umar menjawab, “Aku rela.” (HR. Hakim, Ibnu Hibban dan Ahmad)" 

Wallahu a’lam bishawab & Semoga Bermanfaat

<--------------------------------------------------------------------->
Bray di Like ✔ Share ✔ Tag ✔ Comment ✔

Wassalam

Sunnah Poster



Tidak ada komentar:

Posting Komentar