Sabtu, 19 Oktober 2013

Muadz Al Hafiz, Buta Mata Namun Tidak Buta Hati (Mengharukan)


sebagai muslim, kita semestinya merasa malu kepada Allah yg telah menganugerahi kita berupa mata utk melihat...anugerah penglihatan, namun kita tidak memanfaatkan itu untuk membaca Al Quran. 
Kita punya mata tapi begitu malas dengan Al quran. 

Ya Allah, ampuni aku, orang tua ku, semua saudaraku semua umat muslim dan muslimat sedunia, jika kami malas dengan al quran. 

Saudaraku, jika saja mata ini Allah ciptakan hanya untuk kesenangan semata, kenapa Allah ciptakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Kebaikan dan keburukan yang mewarnai dunia adalah pelajaran bagi kita. 

Hendaknya kita bertanya, bagaimana mungkin kita minta dihapuskan atau diringankan siksa kita kelak sementara Al quran jauh dari mata dan hatinya.

Begitu besar anugerah mata ini. 
Ampunilah kami Ya Allah...
jika kami tidak menggunakannya sebagaimana mestinya, 

Alhamdulillah Allah masih berikan rasa haru ketika melihat video wawancara ini. 

Begitu terharu ketika melihat acara Treveler with Al quran (musafir ma'al quran) yang dipandu Syeikh Fahad Al kandari, edisi Muaz yang Masya Allah hafal quran dan buta.

sedikit kutipan dialognya:
"Ketika saya berdoa, saya tidak minta Allah mengembalikan penglihatan saya, anda tahu kenapa ?"
"Kamu tidak mau? kenapa ?"
"Aku berharap dapat meminta kepada Allah keringanan di hari akhirat kelak, sehingga kelak Allah ringankan siksa untuk ku di hari akhirat kelak."



Tidak ada komentar:

Posting Komentar