Jumat, 05 September 2014

Musrik , Kafir , Murtad , Munafik



Neraka adalah tempat penyiksaan kelak diakhirat, didalamnya penuh dengan siksaan dan berbagai macam kesengsaraan serta penghinaan. Siksanya amat pedih, penjaganya malaikat-malaikat yang bengis, kasar dan kejam; tiada seorangpun yangdapat mengelakkan diri dari neraka kalau ia memang sudah dinasibkan masuk neraka oleh allah; dan tiada seorang pun yang dapat memberikan pertolongan kecuali pertolongannya.

kita sebagai orang beriman tentu tidak menginginkannya tempat kembalinya kelak diakhirat berada dineraka. Untuk menghindarkan diri dari cengkraman neraka jahanam yang sangat keras itu, hendaknya kita mengisi kehidupan dunia ini dengan penuh ketaatan dan kepatuhan terhadap perintah-perintah allah. 

Apa saja yang menjadi perintah-perintah allah dikerjakannya dan apa-apa yang dilarangnya ditinggalkan.

selanjutnya siapakah yang menjadi penghuni atau calon-calon neraka itu? Dalam hal ini allah melalui firmannya menegaskan bahwa neraka jahanam itu disediakan atau dihuni untuk orang-orang:

1. Musrik
2. Kafir
3. Murtad
4. Munafik
5. Manusia dan jin yang durhaka
6. Orang yang bergelimang dalam dosa.

mereka inilah calon penghuni neraka. Semoga kita tidak termasuk golongan tadi.
Patuhilahperintah-perintah allah dan jauhilah larangan-larangannya, niscaya kita menjadi orang yang diridhai-nya, diselamatkan dari siksanya dan dimasukkan kedalam surganya.

1. MUSRIK

Musrik ialah orang yang menyekutukan allah, menyejajarkan sesuatu dengan allah, baik dalam sifat, pembuatan-nya. Perbuatan tersebut disebut “syirik”. Syirik adalah termasuk dosa yang paling besar (nenek moyangnya dosa). Perbuatan syirik inilah yang mengantarkan seseorang masuk kedalam neraka.

 Perbuatan syirik ini adalah perbuatan yang tidak diampuni allah s.w.t, kecuali bagi yang dikehendakinya: oleh karena itu hendaknya kita jauhi perbuatan tersebut,atau sesuatu yang menjurus kepada syirik, baik dalam segi ucapan atau perbuatan yang mengandung unsur didalamnya menyamakan sesuatu dengan allah, menyamakan allah dengan mahluk-nya.

Allah memperingatkan kepada hambanya untuk menjauhi perbuatan syirik, sebagaimana yang tercantum dalam surat luqman 13. 

Dalam ayat ini luqman hakim (seorang ayah) yang sangat takut akan bahayanya syirik ini beliau mewasiatkan kepada anak nya
“dan (ingatlah”ketika luqman berkata kepada anaknya dan dia mengajarinya: “hai anakku, janganlah engkau menyekutukan allah, sesungguhnya menyekutukan allah itu adalah suatu kedzaliman yang besar.”

dan firmannya lagi dalam surat an-nisa ‘ayat 48,allah menegaskan bahwa dosa syirik itu adalah dosa yang tidak akan diampuni-nya, tetapi allah mengampuni dosa selain itu , bagi yang dikehendaki-nya.

“sesungguhnya allah tidak akan mengampuni (dosa) yang menyekutukannya dengan sesuatu (syirik)dan mengapuni dosa selain itu terhadap siapa yang dikehendakinya dan barang siapa yang mempersekutukan allah, maka sesungguhnya dia telah berbuat dosa besar”.

2. KAFIR
Kafir ialah orang yang tidak beriman atau tidak beragama islam, perbuatannya disebut kufur. 

Orang kafir ini tidak mempercayai adanya allah,sifat-sifat yang dimilikinya, menolak ajaran-ajaran yang dibawa oleh para nabi dan rosulnya.mereka orang yang kafir ini menolak barang yang haq. 

Yang mengantarkan kebahagiaan didunia dan akhirat,sementara mereka menerima barang-barang yang bathil. Amal usahanya orang-orang kafir ini tidak diterima oleh allah. Bahkan amal usahanya itu akan menghantarkan ke dalam neraka, sebagai tempat tinggalnya yang abadi di akhirat.

ancaman yang diberikan oleh allah untuk orang-orang kafir adalah neraka,dan orang kafir inilah sebagai calon penghuninya. Sebagaimana firman-nya dalam surat al-baqarah ayat 6-7

“sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, merekatidak akan beriman. Allah telah menutup hati dan pendengaran mereka, dan pada penglihatan mereka ada penutup, dan bagi adzab yang pedih.”

juga disebutkannya lagi:“dan orang-orang yang ingkar dan mendustakan ayat-ayat kami, mereka itu adalah penghuni neraka jahanam.”(qs.al-maidah ayat 10)
dan firman-nya lagi:

“sesungguhnya orang-orang kafir, sekiranya mereka memilikiapa yang dibumi seluruhnya, dan sebanyak itu lagi (tambahannya) untuk menebus dengannya dari adzab hari kiamat, niscaya tidak kalian diterima dari mereka, dan bagi mereka adzab yang pedih.” (qs.al-maidah: 36).


3. MURTAD
Murtad ialah orang islam yangkeluar dari agamanya: berganti agama. Perbuatan semacam ini dinamakan “riddah” yang menyebabkan iman seseorang gugur. Murtad bias disebakan oleh syirik: menyangkal salah satu atau seluruh rukun islam dan rukun iman; menghina atau mempermainkan agama,menghalalkaan yang haram dan mengharamkan yang halal. 

Murtad radalah merupakan perbuatan dosa besar yang mengantarkan seseorang menjadi penghuni neraka kelak pada hari kiamat. Dalam hal ini allah menegaskan dalam al-qur’an surat al-baqarah ayat 217.

“barang siapa yang murtad (kembali kepada kekafiran) diantara kamu yang beragama islam, lalu dia mati dalam kekafiran (pula) maka mereka sia-sia amalan mereka dunia dan di akhirat dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal didalamnya.”

4. MUNAFIK
Munafik adalah orang yang bermuka dua, mengaku beriman padahal hatinya ingkar, dimulutnya tapi hatinya busuk, perbuatan ini disebut nifaq, yang sangat berbahaya dalam kehidupan ini. Kelihatannya ia menjadi pembela islam, tapi dalam hatinya musuh islam. Nabi muhammad saw memberikan cirri khas kepada orang munafik (bermuka dua) dalam satu hadistnya:

“tanda orang munafik itu ada tiga, yaitu: apabila berkata ia dusta, apabila ia berjanji ia ingkari, danapabila ia dipercaya ia mengkhianati.”

perbuatan nifaq ini menyebabkan seseorang menjadi penghuni neraka.
dalam surat at-taubah ayat 68, allah memberikan ancaman kepada munafik laki-laki dan munafik perempuan dengan neraka jahanam.

“allah telah menjanjikan (mengancam) orang-orang munafik laki-laki dan orang-orang munafik perempuan dan orang-orang kafir dengan neraka jahanam, mereka kekal didalamnya. Cukuplah neraka itu bagi mereka dan allah melaknat mereka dan bagi mereka adzab yang kekal.” (qs. At taubah: 68)

dan firmannya yang lain, allah menempatkan orang-orang munafik itu didalam neraka yang paling bawah (kerak neraka).

“sesungguhnya orang-orang munafik (ditempatkan) pada tingkat yang paling bawah dari neraka, dan engkau tidak akan mendapat seorang penolongpung bagi mereka.”

5. MANUSIA DAN JIN YANG DURHAKA

Manusia dan jin yang durhaka kepada allah, tidak mau mematuhi dan menaati perintah-perintah allah, kelak pada hari kiamat akan dicampakkan oleh allah ke dalam neraka.

pada dasarnya manusia dan jin oleh allah diperintahkan untuk menaati perintah-perintahnya dan menjauhi larangannyaoleh karena itu manusia dan jing ada yang mukmin dan yang kafir. 

Manusia itu ada yang mukmin dan yang kafir, demikian juga dengan jin (mahluk halus) ada yang mukmin dan yang kafir. Manusia dan jin yang kafir (melanggar larangan-larangan allah) inilah yang menjadi penghuni neraka. 

Sebagaimana yang ditegaskan dalam al-qur’an surat huud ayat 119:
“sungguh aku (allah) akan penghuni neraka jahanam itu dengan jin dan manusia (yang durhaka kepada allah).”

dan dalam firman-nya yang lain allah juga menegaskan mengenal manusia dan jin itu sama-sama mahluk allah yang sama-sama memikul beban tugas kewajiban untuk melaksanakan perintah-nya.

“dan aku (allah) tidak ciptakan jin dan manusia supaya mereka mengabdi (beribadah) kepada-ku.” (qs. Adz-dzariyaat: 56)

6. ORANG YANG BERGELIMANG DALAM DOSA BESAR

Orang muslim laki-laki atau perempuan yang tindak tanduk-nya tidak sesuai denga ajaran islam, bertentangan dengan syariat islam, bertentangan dengan qur’an maupun hadizt dan belum sempat bertaubat (memperbaiki diri) sampai akhir hayatnya, mereka inilah yang menjadi penghuni neraka.

Jadi seorang yang mengaku dirinya islam, kemudian tingkah lakunya tidak sesuai dengan perintah allah, misalnya ia meninggalkan sholat, tidak berpuasa ramadhan, melakukan perbuatan zina, atau dengan dalam kata lain mereka bergelimangan perbuatan-perbuatan dosa besar, maka mereka ini tercatat sebagai calon-calon penghuni neraka.

kecuali kalu mereka sebelum akhir hayatnya, mau bertaubat kepada allah, kembali kepada jalan yang benar, jalan yang lurus, niscaya allah akan mengampuninya dan menghapus kesalahan-kesalahannya. Allah maha penerima taubat, siang malam allah senantiasa membuka pintu taubat yang dselenggarakan bagi hamba-hambanya.

orang-orang islam yang melanggar larangan allah, misalnya tidak mengerjakan solat, tidak berpuasa ramadhan, oleh sebagian ulama orang islam semacam ini digolongkan sebagai orang-orang fasik.

mereka yang tergolong orang-orang fasik ini akan ditempatkan oleh allah didalam neraka ditingkatan yang paling atas, tidak sebagaimana terhadap orang-orang munafik.

dengan demikian keenam golongan yang disebutkan dalamal-qur’an tersebut diatas, itulah yang menjadi isi dari neraka jahanam, sebagai calon-calon penghuni neraka. 

Semoga kita mendapat limpahan rahmat dan petunjuk dari allah,sehingga kita semua mau melaksanakan perintah-perintah allah dan jauhi larangan-larangannya dan pada akhirnya kita diselamatkan dari siksa api neraka.

didalam al-qur’an banyak ayat-ayat membayangkan bahwa neraka jahanam adalah suatu tempat siksaan yang disediakan untuk orang-orang yang berdosa, durhaka kepada allah, tidak mentaati perintah dan larangannya, maka sebagai gantinya allah menyediakan tempat siksaan atas perbuatan mereka itu, bahwa mereka diakhirat kelak akan ditempatkan di neraka (jahannam), dan hal itu akan kekal didalamnya dan ada pula yang dibuat sementara, buat masa tertentu.

jadi dalam hal ini, penghuni neraka itu ada yang kekal dan ada yang sementara waktu, tetapi penghuni surga itu kekal selamanya.

Orang-orang yang disiksa dineraka (jahanam) yang buat sementara (dalam masa tertentu sesuai dengan amalannya) ialah orang-orang yang didalam hatinya tergores, terselinap suatu keyakinan dalam mengucapkan kalimat tauhid,laa ilaahaillallaah. 

Dengan kata lain, mereka itu adalah orang-orang muslim laki-laki dan perempuan, yang diatasdunia ini sedang menyandang dosa, melanggar larangan-larangan allah, misalnya tidak pernah melakukan solat, ia disiksa atas dosa-dosany, sesudah mengalami di surga. Jadi orang-orang islam yang masih ada goresan iman dalam batinnya namun padakehidupannya, ia selalu menerjang larangan allah, mereka ini tidak langsung masuk surga, tetapi mampir dineraka dahulu untuk merasakan dosa-dosa yang pernah mereka kerjakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar