Senin, 13 Juli 2015

Alhamdulillah setelah website baru sekarang kantor distro muslim baru


Perkenalkan nama ane Rendra Visual ketua muslim designer community chapter jogja, anggota PRS jogja pengusaha rindu syariah jogja, cita-cita masuk surga tanpa hisap. Amin

Sedikit cerita tentang perjalanan jogja distro muslim , kami sebenarnya adalah paguyuban pecinta kaos dakwah di jogja . Awal mula memang ada sekitar 8 bran yang gabung join komunitas. Tapi dalam perjalanannya kini tinggal beberapa , banyak yang berguguran.

Ane sendiri meilih untuk tetap berusaha walau jatuh bangun dalam membangun pasar kaos distro muslim. Masih di obsesi sebelumnya kami jogja distro muslim masih punya cita-cita dahsyat, menjadikan jogja sebagai pusat distro muslim Indonesia.

Tempat orang-orang mencari kaos dakwah kreatif di Indonesia , 

2013 awala ane memulai usah besama sahabat ane berdua , di tahun ke 2014 alhamdulillah sempat bangkrut, dan di 2015 ane coba lagi bangkit.

Kebangkitan kedua , second change ini berkolaborasi dengan adek akndung ane Yusuf Visual , mahasiswa manajemen di universitas muhammadiyah yogyakarta.

sedang ane sendiri jurusan ilmu komunikasi di kampus yang sama , kalau tahun lalu ane ngak punya basic ilmu manajemen kali ini alhamdulillah ada yang ngatur.


Bermula dari garasi menuju departemen store 
Impian jogja distro muslim , ingin punya team pemasaran di seluruh kota di Indonesia, kami ingin bikin pasukan tempur yang akan membombardir kota-kotanya dengan kata-kata dakwah positif kreatif dan inovatif. 

kekuatan kata-kata dahsyat loh, jangan remehkan sebuah kata, dengan kata-kata kami akan coba rubah dunia dan peradaban, dengan kata-kata kami bisa jadi senjata mercusuar peradaban. 

Kami yakin jika team distro muslim di Indonesia punya semangat yang sama, visi besar sama, action yang sama insya Allah tak alam lagi distro muslim bisa jadi trend senter kaos dakwah kreatif Indonesia 

semangat berkarya sobat dakwah 
spirit for better 
http://jogjadistromuslim.com/kumpulan-blog/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar