Selasa, 15 Mei 2012

Tahajut tahu-tahu hajat terwujud


Shalat Tahajud adalah shalat yang diwajibkan kepada Nabi SAW sebelum turun perintah shalat wajib lima waktu. Sekarang shalat Tahajud merupakan shalat yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan .

Sahabat Abdullah bin
Salam mengatakan, bahwa Nabi SAW telah bersabda :
“ Hai sekalian manusia, sebarluaskanlah salam dan berikanlah makanan serta sholat malamlah diwaktu manusia sedang tidur, supaya kamu masuk Sorga dengan selamat.”(HR Tirmidzi)

Bersabda Nabi Muhammad SAW :
“Seutama-utama shalat sesudah shalat fardhu ialah shalat sunnat di waktu malam” ( HR. Muslim )

Menurut keterangan yang sahih, saat ijabah (dikabulkannya do’a) itu adalah 1/3 malam yang terakhir. Abu Muslim bertanya kepada sahabat Abu Dzar : “ Diwaktu manakah yang lebih utama kita mengerjakan sholat malam?”
Sahabat Abu Dzar menjawab : “Aku telah bertanya kepada Rosulullah SAW sebagaimana engkau tanyakan kepadaku ini.” Rosulullah SAW bersabda :
“Perut malam yang masih tinggal adalah 1/3 yang akhir. Sayangnya sedikit sekali orang yang melaksanakannya.” (HR Ahmad)

Bersabda Rosulullah SAW :
“ Sesungguhnya pada waktu malam ada satu saat ( waktu. ). Seandainya seorang Muslim meminta suatu kebaikan didunia maupun diakhirat kepada Allah SWT, niscaya Allah SWT akan memberinya. Dan itu berlaku setiap malam.” ( HR Muslim )

Nabi SAW bersabda lagi :
“Pada tiap malam Tuhan kami Tabaraka wa Ta’ala turun ( ke langit dunia ) ketika tinggal sepertiga malam yang akhir. Ia berfirman : “ Barang siapa yang menyeru-Ku, akan Aku perkenankan seruannya. Barang siapa yang meminta kepada-Ku, Aku perkenankan permintaanya. Dan barang siapa meminta ampunan kepada-Ku, Aku ampuni dia.” ( HR Bukhari dan Muslim )





Di surga kelak, posisiku bersama orang yang mengurusi anak yatim seperti ini (sambil menunjukkkan dua jarinya)" (HR. Bukhari)

“Aku akan bersama dengan orang yang mengurusi anak yatim ketika di surga kelak. Sedangkan orang yang gemar bersedekah kepada janda wanita dan orang miskin, dia seperti orang yang berjihad di jalan Allah.” (HR. Muslim) 

anak yatim mendapatkan perhatian istimewa dalam pandangan islam. Adanya 22 surat dalam Al-Qur’an menjadi bukti akan ada hal tersebut, diantaranya adalah surat Al-An’am ayat 152, Al Isra ayat 34, Al-Fajr ayat 17, Ad-Dhuha ayat 6 dan 9, Al ma’un ayat 2, Al-Insan ayat 8, Al-Balad ayat 15, Al-Khafi ayat 82, Al-baqarah ayat 83,177,215, dan 220, An-Nisa ayat 2, 3, 6, 8, 10, 36, dan 127, Al-Anfal ayat 41, dan Al- Hasyr ayat 7.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar