Minggu, 08 Januari 2017

KAN CUMA UCAPAN

KAN CUMA UCAPAN
“Dan mereka berkata: “Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak.”
Sesungguhnya kamu telah mendatangkan sesuatu perkara yang sangat mungkar,
hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu, dan bumi belah, dan gunung-gunung runtuh
karena mereka menda’wakan Allah Yang Maha Pemurah mempunyai anak.
Dan tidak layak bagi Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak.”
(QS. Maryam: 88-92)
Wahai penganut paham pluralisme, yang mengatakan semua agama sama
Lihat, dalam banyak ayat kita berbeda!

Yang mereka puja, bagi Islam itu dinista, begitupun sebaliknya
Apakah neraka kita itu bagi mereka adalah surga? Dan surga kita sesungguhnya adalah neraka bagi mereka?

Kalau 2 agama saja sudah berbeda, bagaimana mungkin semua agama dibilang sama!
Tidak bisa seseorang dalam 1 waktu menoleh ke kiri dan ke kanan bersamaan.
Maka hati-hati dengan ucapan,
Karena iman itu di hati, lisan dan tindakan
Jangan takut miskin hanya karena tidak ikut "aturan" perusahaan
Bukankah berpuluh tahun kau telah hidup tanpa pekerjaan, dan Allah tanggung tanpa kelaparan?
Jangan takut dijauhi teman hanya karena ucapan,
Kalau mereka mempermasalahkan, maka akhlakmu dipertanyakan.
Muslim yang kemarin sudah terlanjur mengucapkan selamat atas kelahiran anak Tuhan,
Masih ada kesempatan untuk tidak mengulanginya di tahun depan
Karena Allah maha pengasih lagi maha penyayang.
“Tidak ada sesuatu pun yang lebih sabar dari bentuk disakiti yang ia dengar selain Allah. Mereka menyatakan bahwa Allah memiliki anak. Meski demikian, Allah masih memaafkan mereka dan tetap memberikan mereka rezeki.”
(HR. Bukhari no. 6099 dan Muslim no. 2804, dari Abu Musa).

PS:

Ketika menyampaikan ayat Alqur'an disebut penistaan, dan mushaf dijadikan barang bukti kejahatan, lalu anda dimusuhi karena menyampaikan kebenaran...
Anda tidak sendirian, karena Rasulullah pun mengalami yang demikian
Wallahua'lam, 

Akhukum, @fuadhnaim

YukHijrahBareng
Follow πŸ‘‰ @ngefast
Follow πŸ‘‰ @ngefast
Follow πŸ‘‰ @ngefast
Dakwah kreatif
Follow πŸ‘‰ @underblackmail

Tidak ada komentar:

Posting Komentar