kaos muslim - DISTRO MUSLIM : Bukan Pengusaha Muslim Biasa - Komunitas Pengusaha Rindu Syariah chapter jogja

Selasa, 15 November 2016

Bukan Pengusaha Muslim Biasa - Komunitas Pengusaha Rindu Syariah chapter jogja


@RendraVisual @PrsJogja
Yuk kenalan denga PRS chapter jogja
  • Pengusaha rindu syariah adalah sebuah komunitas tempat berkumpulnya pengusaha –pengusaha muslim di Indonesia. 
  • Kapan berdirinya komunitas ini saya agak lupa yang jelas saya bergabung dengan komunitas ini sejak 2012. 
  • Awalnya dulu diajak oleh seorang temen katanya yuk ikut ngaji pengusaha, ada jamuan makan juga loh, wow ngaji apa itu, ini pengusaha-pengusaha muslim di jogja pada kumpul ngaji bareng. 
  • Waktu pertama kali diajak ke PRS Jogja teryata materi yang disampaikan oleh sang guru sudah materi tengah-tengah. 
  • Akhirnya di tahun 2013 saya mengulang lagi kelas baru yang diberi nama Islamic Business coaching (IBC). 
  • Berbeda dengan komunitas yang lainnya PRS jogja benar-benar beda, atmosfirnya, semangatnya, materinya, dan orang-orangnya. 
  • Saya termasuk petualang komunitas, dan baru kali ini saya dapat komunitas yang ngak Cuma ngomongin untung atau rugi namun juga surga neraka. 
  • Wow Rakus benar orang-orang di komunitas ini ujar saya dalam hati,  ngak cuma pingin untung didunia tapi juga di akhirat.
  • Okay perkenalkan guru saya ini coach di Islamic business coaching yaitu H.Ust.Dwi condro triono, Ph.d seorang pakar system ekonomi Islam di Indonesia yang sudah melalangbuana menginjakan kakinya mengisi diberbagai negara. 
  • Beberapa bisnis keren beliau yang saya tahu ada properti syariah dan juga di bidang marketing communication satu-satunya agency iklan dengan konsep syariah di Indonesia, dan juga menjadi dosen di beberapa universitas. 
  • Guru saya ini juga menulis beberapa buku yang fenomenal seperti Ilmu Retorika yang menguncang dunia , dosa investasi, pahala investasi, dan Ekonomi madzab hamfara. 
  • Materi di Islamic business coaching bukanlah materi sembarangan, materi ini sudah di kemas dengan sitematis dan runtut , dari pondasi bisnis, sampai gambaran utuh sistem ekonomi Islam.
  • Di materi ini juga dibahas masalah tentang akidah, syariah, dan dakwah dikemas dengan menarik dan sistematis. 
  • Alumni –alumninya juga ramah-ramah siap mendampingi dan membina pendatang baru yang baru ikut bila ada kebingungan atau masalah. 
  • Alhamdulillah dari sini saya dapat banyak sekali networking pengusaha dari pengusaha kaca mata, IT, rental maobil, properti, penerbitan,madu, herbal, design grafis, sepatu, videography, konveksi, laundri, dan masih banyak lagi tidak bisa saya sebutkan satu-persatu.
  • Komunitas PRS selama ini memang masih banyak melakukan kegiatan offline setiap dua minggu sekali ada Islamic busines coaching bersama H. Ust. Dwi condro triono, ph.d.
  •  Bukan hanya itu saja ada juga Fiqih bisnis Islam yang diampu oleh guru saya juga KH.Sidiq al jawi, pakarnya fiqih muamalah. 
  • Sebulan sekali juga ada yang namnya Sharing bisnis, mengundang pengusaha-pengusah senior yang sudah duluan sukses untuk berbagi pengalaman, dan juga ilmu-ilmunya. 
  • Selain itu ada juga yaitu IBS Islamic business school,  target marketnya adalah mahasiswa-mahasiwi yang suka dunia entrepreneur, sedang belajar jadi pengusaha yang bukan hanya kaya, tapi juga tangguh dan cinta Islam sampai mati. 
  • Alhamdulillah saat ini PRS ada dibeberapa kota di Indonesia, insya Allah kami juga akan membuat semacam camp buat pengusaha muslim untuk kumpul, kan asyik menambah saudara dan keakraban. 
  •  Saat ini prs online juga sedang digarap tapi karena keterbatasan tenaga belum maksimal, kita punya media sosial sendiri di www.shariapreneur.com juga ada website di pengusaharindusyariah.org ada juga twitter dan chanel youtube,  tapi paling aktif ada di whatshap grup dan juga bbm.



Bisnis bukan untung rugi namun surga neraka
Sering kita dengar kalau sedang kumpul dengan pengusaha sekarang omset berapa , untungnya berapa nih, sekarang sudah buka cabang dimana saja dan masih banyak lagi obrolan pengusaha.  
 Namun berbeda dengan PRS yang diobrolin bukan sekedar sekarang untung atau rugi, tapi nanti jangka panjang dan jangka panjang sekali gimana efeknya. 
Jangan sampai hanya untung sesaat, nikmat sesaat tapi di kemudian hari sengsara luar biasa. 
Sahabat PRS idolanya bukan lagi Robert kiyosaki, Bill gates tapi Abdurrahman bin Auf, sahabat Rasulullah saw yang juga seorang sudagar kaya raya dan dijamin masuk surga. Dalam setiap agenda perang  menegakkan Islam jarang absen dan sumbangannya untuk dakwah  luar biasa banyaknya, mengaumkan sekali.

Inilah best investor, tidak hanya yang hidup, mati, ibadahnya hanya untuk Allah swt, berjuang dengan sekuat tenaga menegakkan Islam di muka bumi ini. 
Bisnis bukan ngomongin untung rugi didunia tapi juga soal surga dan neraka. Dalam perjalanan bisnis saya banya sekali menemui pengusaha yang masih bermasalah dengan Riba dan utang. 
Tak jarang banyak pengusaha yang memulai bisnisnya dengan utang di lembaga riba, banyak juga bermasalah di akad-akad perjanjian bisnis, ada juga gara-gara utang dan riba hidupnya berantakan. 
Kalau masalah ini hanya dirasakan satu  dua pengusaha itu bukanlah masalah sistemik, tapi ini hampir semua terkena dampaknya. 
Ada loh saya bertemu dengan pengusaha yang hutangnya sampai 64 Milyar bahkan ada juga yang Triliunan.
Sebelum bisnis harusnya pengusaha muslim sejati itu harus tahu hukum –hukumnya , ( belajar fiqih muamalah perdagangan) apalagi masalah muamalah kompleks sekali. Banyak masalah konteporer / baru yang masih banyak pengusaha kita belum tahu hukumnya , akhirnya nabrak-nabrak. Padahal resikonya itu bukan cuma untung atau rugi tapi surga neraka. Khalifah Umar bin Khattab berkeliling pasar dan berkata
“Tidak boleh berjual-beli di pasar kita, kecuali orang yang benar-benar telah me-ngerti fiqh (muamalah) dalam agama Islam. Nah sebagai pengusaha muslim sejati sebelum memulai bisnis harus tahu hukum-hukumnya dulu, apa hukumnya dropship, pasar modal,  makelar, akad-akad perkongsian, asurasi, dan masih banyak lagi yang lainnya.         
Akan datang kepada manusia suatu zaman (ketika itu) seseorang tidak lagi peduli dengan apa yang ia dapatkan, apakah dari yang halal atau haram?! [HR al-Bukhâri 2059]

Apakah zaman itu sudah datang ? Apakah sekarang ?
Berapa banyak sahabat kita yang masih pakai bunga bank, berapa banyak yang terjebak utang riba? bagaimana akad-akad dalam bisnis, jangan nyepelekan masalah akad loh. Yang bedain orang berzina sama menikah apa ? akadnya kan, jadi akad itu penting. Yuk Ngaji Islam Kaffah 2:208 semangat belajar lagi.   

 Dari Ibnu Mas’ud radliyallahu anhu dari Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, Kedua kaki anak Adam tidak akan beranjak pada hari kiamat dari sisi Rabb-nya sehingga ditanya tentang lima perkara; tentang umur pada apa ia habiskan, kepemudaannya pada apa ia hancurkan, hartanya dari mana ia peroleh dan kemana ia belanjakan dan apa yang telah ia kerjakan pada apa yang telah ia ketahui. [HR at-Turmudziy: 2416, Abu Ya’la, ath-Thabraniy, Ibnu ‘Adiy dan Ibnu Asakir. Berkata asy-Syaikh al-Albaniy: Hasan ]. [7]
 
Khusus bab harta akan diatnya dari mana mendapatkan harta itu, dengan cara apa , dan untuk apa dibelanjakan , dikemanakan harta yang diperolehnya itu. Ingat kaya didunia itu hanya sementara, negeri akhirat tujuan kita. Buat apa punya rumah mewah, mobil mewah tapi didapat dengan harta haram, buat apa terlihat sukses didunia paling cuma dinikmati sebentar terus mati.
Harusnya pengusaha luar biasa itu adalah pengusaha pejuang Islam, yang ngak cuma sukses dunia tapi juga sukses diakhirat. Bukan hanya menumpuk harta, tapi juga menyumbangkan hartanya untuk tegakknya Islam Kaffah.



Awas bahaya Riba
Apakah kerja di bank itu boleh? 
bagaimana hukum pinjam uang di bank? 
Apakah hukum asuranisi ? 
bagaimana akad-akad perniagaan dalam Islam? 
  ayo temukan jawabannya dengan ikut komunitas pengusaha rindu syariah.

 Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat): “Sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba,” padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Rabbnya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang meng-ulangi (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya. (QS. 2:275)

Bagaimana penjelasan Rasulullah saw
“Pada waktu aku dimi’rajkan ke langit, aku memandang ke langit dunia, ternyata di sana terdapat banyak orang yang memiliki perut seperti rumah-rumah yang besar dan telah doyong perut-perut mereka. Mereka dilemparkan dan disusun secara bertumpuk di atas jalur yang dilewati oleh para pengikut Fir’aun. Mereka diberdirikan di dekat api neraka setiap pagi dan sore hari. Mereka berkata: “Wahai Rabb kami, janganlah pernah terjadi hari kiamat”. Aku tanyakan, “Hai Jibril, siapa mereka?” Jawabnya, “Mereka adalah para pemakan riba dari kalangan umatmu yang tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kerasukan setan lantaran (tekanan) penyakit gila


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat pemakan riba (rentenir), orang yang menyerahkan riba (nasabah), pencatat riba (sekretaris) dan dua orang saksinya.” Beliau mengatakan, “Mereka semua itu sama.”(HR. Muslim no. 1598)

Maksud perkataan “mereka semua itu sama”, Syaikh Shafiyurraahman Al Mubarakfury mengatakan: “Yaitu sama dalam dosa atau sama dalam beramal dengan yang haram. Walaupun mungkin bisa berbeda dosa mereka atau masing-masing dari mereka dari yang lainnya.” (Minnatul Mun’im fi Syarhi Shohihil Muslim, 3/64)
Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu. Dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba), maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya. (QS: Al-Baqarah Ayat: 279)



“Jauhilah tujuh dosa besar yang akan menjerumuskan pelakunya dalam neraka.” Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, apa saja dosa-dosa tersebut?” Beliau mengatakan, “[1] Menyekutukan Allah, [2] Sihir, [3] Membunuh jiwa yang diharamkan oleh Allah kecuali dengan alasan yang dibenarkan, [4] Memakan harta anak yatim, [5] memakan riba, [6] melarikan diri dari medan peperangan, [7] menuduh wanita yang menjaga kehormatannya lagi (bahwa ia dituduh berzina).” (HR. Bukhari no. 2766 dan Muslim no. 89)

Al-Hakim meriwayatkan dari Ibnu Mas`ud, bahwa Nabi SAW bersabda: “Ribâ itu mempunyai 73 pintu (tingkatan), yang paling rendah (dosanya) sama dengan seseorang yang melakukan zina dengan ibunya.” Dari Abdullah bin Hanzhalah, Rasulullah bersabda, “Satu dirham uang riba (75 rb) yang dinikmati seseorang dalam keadaan tahu bahwa itu riba dosanya lebih jelek dari pada berzina 36 kali” (HR Ahmad no 22007).

SABDA RASULULLAH SAW:

Sungguh akan datang kepada manusia itu suatu masa, tidak tersisa seorangpun dari mereka kecuali memakan riba. Dan barang siapa yang tidak memakannya, pasti terkena debunya” (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah).
“Apabila perbuatan zina dan riba telah merajalela di suatu negeri, berarti penduduknya telah mengijinkan turunnya adzab dari Allah atas diri mereka” (HR. Al-Hakim)

            Sahabatku yang dirahmati Allah marilah sebelum kita melangkah kita harus belajar dahulu, meuntut ilmu dari para guru yang lebih paham tentang masalah agama. Terutama masalah muamalah masih banyak saudara kita yang belum tahu pentingnya belajar muamalah.
 Tugas kita sebagai muslim sejati adalah mengingatkan, mengajak , saudara kita yang lain agar sama-sama selamat didunia dan akhritar. Impian kami PRS Jogja bisa menjadi wadah membina para pengusaha, mencetak para pengusaha muslim sejati yang visi misinya melebihi kematiannya. Visi misinya adalah demi tegakknya Islam secara kaffah dan juga menjadi ahli surga, menyelamatkan saudara-saudaranya dari bahaya api neraka dan siksa yang pedih.

Salam sukses dunia akhirat
Om Renvis, Ph.d.a (pengusaha sukses dunia akhirat)
  • Mau tahu contoh materi cari aja di youtube shariapreneur tv

Bagaimana sistem ekonomi Islam mampu menjawab problematika ekonomi dunia temukan jawabnnya di komunitas rindu syariah

M.Alfian Rendra saputra - Rendra VisualMuslim Creativepreneur - Aku bangga jadi muslim cita-cita jadi ahli surga dan mengajak sebanyak-banyaknya orang masuk surga juga. hub : 085700096699 atau email di catatanrendra@gmail.com .
Ketua MDC Jogja (Muslim designer community).  
Finalis Rbk PPKI (Pekan Produk Kreatif indonesia) 2011 kementrian perdagangan . 
Most Youngest TDA jogja award 2010.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar